7 Faktor yang Membuat Harga Rumah Semakin Mahal

Kamis, 24 Maret 2022 - 19:10 WIB
loading...
A A A
Dengan peningkatan angka harapan hidup mencerminkan adanya peningkatan kehidupan dan kesejahteraan bangsa Indonesia selama kurang lebih 30 tahun terakhir, yaitu mulai dari 1970 sampai tahun 2000-an. Keadaan tersebut hasil dari upaya pemerintah dalam melakukan program pembangunan kesehatan, maupun program sosial lainnya terutama kesehatan lingkungan, kecukupan gizi dan mengurangi tingkat kemiskinan.

Peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat ditunjukkan melalui angka harapan itu, disertai dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk Indonesia tentu menuntut akan pemenuhan kebutuhan akan rumah sebagai tempat tinggal.

3. Supply

Seperti yang telah dijelaskan di poin demand di atas, pemerintah memiliki kewajiban untuk memastikan pasokan (supply) rumah melalui berbagai program. Salah satunya melalui program 1 Juta Rumah Bersubsidi bagi golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Meski demikian, pemerintah masih terkendala terkait dengan anggaran untuk melakukan program tersebut. Sehingga peran swasta sangat dibutuhkan untuk bersama-sama dalam menyiapkan pemenuhan kebutuhan akan rumah. Pemerintah harus memberikan insentif bagi pihak swasta yang turut serta menyiapkan hunian melalui regulasi yang kondusif terhadap investasi.

Selain itu, pihak swasta juga harus mentaati peraturan pemerintah yang ada khususnya dalam kaidah-kaidah pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan (sustainable development). Maka, masih ada ketidakseimbangan antara supply dan demand membuat harga rumah tiap tahun semakin mahal.



4. Permintaan Properti Semakin Meningkat

Permintaan pembangunan properti, seperti perumahan menjadi salah satu faktor penyebab harga tanah meningkat. Pasalnya perkembangan di bidang properti di Indonesia semakin besar khususnya di daerah kota-kota besar, misalnya Jakarta dan Surabaya. Berbagai jenis rumah sangat diminati masyarakat mulai dengan rumah subsidi, rumah komersial dan rumah tapak.

5. Adanya Benda-Benda di Atas Tanah

Alasan harga rumah atau tanah naik selanjutnya juga dipengaruhi oleh keberadaan benda-benda yang ada di atasnya. Benda-benda itu seperti bangunan atau tanaman yang bernilai ekonomis dan produktif.
Sebagian orang juga sebelum membangun rumah tentu membeli tanah, sehingga perlu memperhatikan apa saja yang ada di atas tanah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Respons Pasar Tinggi,...
Respons Pasar Tinggi, Ciputra Group Akselerasi Klaster Baru Citra Homes Halim
Mengukur Potensi Properti...
Mengukur Potensi Properti dan Bisnis dari Arah Perkembangan Kawasan
Fasilitas Padel Eksklusif...
Fasilitas Padel Eksklusif Xforia Sentul Perkuat Daya Tarik Kawasan Terpadu
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Digitalisasi Parkir...
Digitalisasi Parkir Disorot, Pelaku Industri Bahas Adaptasi Layanan bagi Generasi Z
Rekomendasi
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved