Mudik Dilarang, Angkutan Antar-Kota Berpotensi Rugi Rp95 Miliar per Hari

Jum'at, 24 April 2020 - 15:36 WIB
loading...
Mudik Dilarang, Angkutan...
Larangan mudik dipastikan berdampak besar terhadap bisnis angkutan darat karena sebagian besar tak dapat beroperasi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Penerapan larangan mudik oleh pemerintah yang mulai berlaku sejak hari ini memberikan dampak yang berat terhadap sektor transportasi. Di sektor transportasi darat misalnya, kerugian dari bisnis angkutan antar-kota saja diperkirakan bisa mencapai puluhan miliar per hari.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Aryono mengatakan, jika diasumsikan dari satu unit saja yang jalan, kerugian untuk angkutan antar-kota total bisa mencapai Rp95 miliar per hari.

"Pertama, angkutan darat itu banyak sekali moda unitnya dan semuanya kena imbas, sulit untuk beroperasi tanpa penumpang. Sekarang saya contohkan dari satu unit saja, kerugiannya per hari bisa mencapai Rp4,5-6 juta per kendaraan dari unit tersebut. Kita diam pun kerugiannya sama saja," ungkap Ateng kepada SINDOnews di Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Ia mengungkapkan, jika kondisi ini terus berjalan, potensi kolapsnya bisnis angkutan darat tidak terhindarkan. Hal ini disebabkan bisnis angkutan darat juga bergantung pada bergeraknya sektor bisnis lainnya. "Kita sebagai bisnis transportasi tentunya butuh dinamisme dari sektor bisnis yang lain. Ketika pergerakan manusia dinamis, sektor angkutan dinamis untuk men-support pergerakan barang dan penumpang," jelas Ateng.

Ketika semuanya berhenti, lanjut dia, maka bisnis angkutan darat pun ikut terhenti. Kendati demikian, dia menegaskan bahwa Organda memahami bahwa larangan telah diterapkan oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan akan mematuhi larangan tersebut.

"Cuma ya bisa dilihat, kami terus menelan kerugian per harinya. Tapi kami juga tidak ingin menjadi penyebar, atau tersebar Covid-19 itu yang memperburuk keadaan," pungkas Ateng.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mukernas IV Organda,...
Mukernas IV Organda, Dirjen Hubdat Tekankan Peningkatan Keselamatan LLAJ
Banyak Angkutan Bodong,...
Banyak Angkutan Bodong, Kinerja Transportasi Darat Stagnan
KPPU Larang Organda...
KPPU Larang Organda Buat Kesepakatan Tarif Angkutan Barang
Menhub Minta Organda...
Menhub Minta Organda Optimalkan Digitalisasi untuk Tingkatkan Layanan
Tarif Bus Naik 40%,...
Tarif Bus Naik 40%, Pengusaha Bilang Masih Tahap Wajar
Harga BBM Naik, Siap-siap...
Harga BBM Naik, Siap-siap Tarif Bus Bakal Nanjak 40%
Organda Gelar Mukernas...
Organda Gelar Mukernas III di Solo, Tiga Program Utama Jadi Fokus Pembahasan
Pemudik Lebaran Diprediksi...
Pemudik Lebaran Diprediksi Naik, Organda DIY Siapkan 2.145 Armada
7 Tips Mudik Lebaran...
7 Tips Mudik Lebaran Sendirian bagi Perempuan, Biar Makin Aman dan Nyaman
Rekomendasi
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Israel Rugi Rp3,9 Triliun...
Israel Rugi Rp3,9 Triliun per Hari karena Menggempur Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved