Harga CPO Nanjak Lagi Dipicu Sanksi Baru Eropa ke Rusia
Rabu, 06 April 2022 - 14:22 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan adanya gangguan perdagangan minyak biji bunga matahari di wilayah Laut Hitam, meningkatnya permintaan dan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), pengiriman minyak sawit dari Indonesia dan Malaysia diperkirakan akan mengalami tren peningkatan dalam waktu dekat," papar riset Refinitiv Commodities Research dalam sebuah catatan.
Kepala Riset CGS-CIMB Malaysia Ivy Ng memperkirakan persediaan minyak sawit Malaysia pada akhir Maret naik 2,8% (month to month) menjadi 1,56 juta ton.
Baca juga: 3 Provinsi Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia
Harga CPO juga tengah mendapat pengaruh dari harga minyak bumi di tengah ancaman sanksi baru terhadap Rusia dan lockdown di Shanghai, China.
Sejumlah harga minyak nabati lain juga meningkat, seperti minyak kedelai di Bursa Dalian naik 2,9% sementara kontrak minyak sawitnya naik 3,8%. Adapun harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 0,3%.
Kepala Riset CGS-CIMB Malaysia Ivy Ng memperkirakan persediaan minyak sawit Malaysia pada akhir Maret naik 2,8% (month to month) menjadi 1,56 juta ton.
Baca juga: 3 Provinsi Pemilik Kebun Sawit Terluas di Indonesia
Harga CPO juga tengah mendapat pengaruh dari harga minyak bumi di tengah ancaman sanksi baru terhadap Rusia dan lockdown di Shanghai, China.
Sejumlah harga minyak nabati lain juga meningkat, seperti minyak kedelai di Bursa Dalian naik 2,9% sementara kontrak minyak sawitnya naik 3,8%. Adapun harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade turun 0,3%.
(ind)
Lihat Juga :