Daftar Produk Rusia yang Diimpor Indonesia, Nilainya Tembus Rp17,8 Triliun
Jum'at, 08 April 2022 - 04:37 WIB
loading...
Beberapa produk Rusia kerap menjadi langganan impor Indonesia, dimana nilainya tembus USD1,25 miliar atau setara dengan Rp17,8 triliun. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Hubungan perdagangan Indonesia dan Rusia mengalami naik turun dalam lima tahun terakhir. Beberapa produk Rusia memang menjadi langganan impor Indonesia , dimana nilainya tembus USD1,25 miliar atau setara dengan Rp17,8 triliun (Kurs Rp14.316 per USD) pada 2021, kemarin.
Hal ini melihat data Badan Pusat Statistik (BPS), dimana impor barang Indonesia dari Rusia yakni ingot besi baja yang menjadi bahan baku baja sebesar 486 ribu ton dengan nilai USD326 juta sepanjang 2021.
Baca Juga: Daftar Produk Rusia yang Diboikot Usai Invasi ke Ukraina
Selanjutnya ada pupuk buatan pabrik 974,32 ribu ton dengan nilai USD326,03 juta. Lalu ada juga batu bara (tidak diglomorasi) dengan berat 1,21 juta ton senilai USD187,66 juta.
Ditambah Besi kasar, besi cor, dan besi beton seberat 143,95 ribu ton hingga USD120,31 juta, serta bahan mineral lainnya seberat 126,23 ribu ton senilai USD61,08 juta.
Adapun produk dari Negeri Beruang Merah lainnya seberat 218,47 ribu ton dengan nilai USD232,08 juta. Sebagai informasi, impor Indonesia dengan semua negara mitra dagangnya mencapai USD196,19 miliar sepanjang tahun lalu. Nilai tersebut tumbuh 38,58% dari tahun sebelumnya hanya USD141,57 miliar.
Pada tahun 2020 ketika Pandemi Covid-19 pertama kali muncul ikut mempengaruhi perdagangan kedua negara. Nilai perdagangan RI-Rusia pada 2021 mencapai USD2,75 miliar berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Hal ini melihat data Badan Pusat Statistik (BPS), dimana impor barang Indonesia dari Rusia yakni ingot besi baja yang menjadi bahan baku baja sebesar 486 ribu ton dengan nilai USD326 juta sepanjang 2021.
Baca Juga: Daftar Produk Rusia yang Diboikot Usai Invasi ke Ukraina
Selanjutnya ada pupuk buatan pabrik 974,32 ribu ton dengan nilai USD326,03 juta. Lalu ada juga batu bara (tidak diglomorasi) dengan berat 1,21 juta ton senilai USD187,66 juta.
Ditambah Besi kasar, besi cor, dan besi beton seberat 143,95 ribu ton hingga USD120,31 juta, serta bahan mineral lainnya seberat 126,23 ribu ton senilai USD61,08 juta.
Adapun produk dari Negeri Beruang Merah lainnya seberat 218,47 ribu ton dengan nilai USD232,08 juta. Sebagai informasi, impor Indonesia dengan semua negara mitra dagangnya mencapai USD196,19 miliar sepanjang tahun lalu. Nilai tersebut tumbuh 38,58% dari tahun sebelumnya hanya USD141,57 miliar.
Pada tahun 2020 ketika Pandemi Covid-19 pertama kali muncul ikut mempengaruhi perdagangan kedua negara. Nilai perdagangan RI-Rusia pada 2021 mencapai USD2,75 miliar berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag).
Lihat Juga :