Hyundai Engineering Kilang Balikpapan Bangun Infrastruktur Pembelajaran Berbasis Digital

Rabu, 13 April 2022 - 20:40 WIB
loading...
Hyundai Engineering...
Digitalisasi pendidikan diperlukan untuk menyiapkan generasi emas bangsa untuk menciptakan SDM unggul. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Digitalisasi pendidikan diperlukan untuk menyiapkan generasi emas bangsa untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Namun sejumlah permasalahan infrastruktur masih nyaris terjadi dalam penerapan sistem pembelajaran online . Keterlibatan swasta pun diperlukan untuk mendukung harapan tersebut.

Guna mewujudkan harapan itu Hyundai Engineering Kilang Balikpapan melaksanakan program Hello E-Dream membangun kelas e-learning Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek digitalisasi pendidikan telah membuahkan hasil untuk pertama kali di Indonesia.

"Kami berencana untuk terus melaksanakan kegiatan sosial di negara yang telah kami masuki untuk dapat berkontribusi memecahkan masalah sosial dengan sungguh-sungguh," ujar Tim Manajemen Lapangan Kilang Balikpapan Hyundai Engineering Indonesia Yang Jong-su dikutip melalui pernyataan resmi, di Jakarta, Rabu (13/4/2022).

Baca Juga: Bangun Kompleks Petrokimia, Bahlil Pastikan LCI Investasi Rp57,3 Triliun

Pembangunan ruang kelas e-learning dilaksakan pada dua sekolah di Kecamatan Balikpapan Timur dan Balikpapan Utara. Hyundai Engineering menggandeng Pemkot Balikpapan dan Gugah Nurani Indonesia (GNI). GNI sendiri merupakan lembaga swadaya masyarakat global yang berfokus pada hak anak.

Selain pembangunan ruang kelas e-learning di dua sekolah tersebut, Hyundai Engineering juga membantu siswa dalam mendapatkan pembelajaran e-learning yang berkualitas. Untuk mewujudkan upaya ini, pihak Hyundai Engineering berkonsultasi dengan Dinas Dikbud Pemkot Balikpapan.

Sebagai informasi, proyek Hello E-Dream merupakan bagian dari kegiatan kontribusi sosial perusahaan, yakni program New Hope School. Di Balikpapan, dukungan diberikan dalam pembangunan infrastruktur kelas serta sistem e-learning yang praktis dan berkelanjutan.

Tujuan utama dari proyek Hello E-Dream adalah membantu memperbaiki pendidikan akibat krisis pandemi Covid-19. Proyek ini juga ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Balikpapan terhadap sistem e-learning.

Melalui program tersebut Hyundai Engineering melengkapi fasilitas dengan laptop, tablet, serta jaringan internet, sehingga tercipta infrastruktur pendidikan yang berkelanjutan, sistematis, dan terpusat. Adapun fasilitas tersebut ditujukan untuk 7.900 penduduk Balikpapan yang terdiri dari siswa, masyarakat, guru, dan orangtua.

Tak hanya itu, proyek Hello E-Dream juga menyediakan konten pendidikan e-learning sistematis yang disesuaikan dengan penduduk setempat. Selain itu, manajemen komite guru e-learning dan program pelatihan guru juga disiapkan.

Baca Juga: Hyundai-LG Energy Siapkan Rp16 Triliun Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Karawang

Setelah dua kelas e-learning selesai, Hyundai Engineering berencana membangun kelas e-learning di tiga sekolah di Balikpapan dalam dua tahun ke depan, membangun pusat komunitas e-learning, serta mempromosikan program pendidikan dan pelatihan e-learning untuk guru. Proyek Hello E-Dream terebut akan menyediakan program pendidikan e-learning yang dibutuhkan siswa setempat dengan kerja sama antara Pemkot Balikpapan dan LSM yang berfokus terhadap pendidikan anak.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Reksa Dana Syariah?...
Apa itu Reksa Dana Syariah? Yuk Belajar Bareng di Webinar MNC Sekuritas
Hanya 1 Rupiah, Voucher...
Hanya 1 Rupiah, Voucher Diskon Belajar Online di Ruangguru Pakai Aplikasi MotionPay!
Modal Rp1 Bisa Jago...
Modal Rp1 Bisa Jago Bahasa Inggris, MotionPay Beri Harga Spesial di Aplikasi Cakap
Qerja Berinovasi Membangun...
Qerja Berinovasi Membangun Platform Pelatihan Kerja
Dilengkapi Stylus, Paket...
Dilengkapi Stylus, Paket Belajar Online Faber-Castell akan Dukung PJJ
MPMX Salurkan Bantuan...
MPMX Salurkan Bantuan Perlengkapan Belajar Online di 3 Kota
Hardiknas 2026: Rekonstruksi...
Hardiknas 2026: Rekonstruksi Komunikasi Pendidikan di Era Partisipasi Semesta
Transformasi Pembelajaran...
Transformasi Pembelajaran Digital, 40 Sekolah di Gorontalo Gunakan MLS Timedoor Academy
Mendikdasmen Apresiasi...
Mendikdasmen Apresiasi Digitalisasi Pembelajaran Kalteng, Gubernur: Sesuai Arahan Presiden
Rekomendasi
Jadwal Piala Dunia 2026:...
Jadwal Piala Dunia 2026: Jerman vs Curacao, Belanda Ditantang Jepang
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved