Big Bang Jakarta Digelar Lagi, Bidik 1 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp500 M

Kamis, 14 April 2022 - 11:01 WIB
loading...
Big Bang Jakarta Digelar Lagi, Bidik 1 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp500 M
Jumpa pers Big Bang Jakarta 2022 Edisi Ramadan, Rabu (13/4/2022). Foto/Nuriwan Trihendrawan
A A A
JAKARTA - Industri pameran dan festival yang tiarap selama pandemi Covid-19 kini mulai kembali menggeliat di Ibu Kota. Sebut saja Inacraft 2022 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 23-27 Maret dan disusul Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran pada 31 Maret hingga 10 April.

Dalam waktu dekat, Big Bang Jakarta 2022 juga akan kembali dihelat setelah dua tahun vakum akibat pandemi. Mengambil momentum bulan Ramadhan dan lebaran, Big Bang Jakarta 2022 Edisi Ramadan akan digelar di JIExpo Kemayoran selama 17 hari, tepatnya pada 22 April - 8 Mei 2022.

Pada ajang ini, pengunjung bisa berbelanja, menikmati makan-minum, hingga menonton parade dan konser musik.

“Kami berusaha kembali membangkitkan semangat industri perekonomian. Khususnya di bidang MICE dengan menyelenggarakan Big Bang Jakarta 2022 Edisi Ramadan,” kata Direktur Operasional PT Expo Indonesia Jaya Novry Hetharia, saat jumpa pers Big Bang Jakarta 2022, dikutip Kamis (14/4/2022).

Baca juga: Pengunjung IIMS Hybrid 2022 Naik 260%, Transaksi Tembus Rp2,1 Triliun

Dia pun memastikan penyelenggaraan Big Bang Jakarta 2022 Edisi Ramadan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai arahan Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan. “Tujuannya agar menciptakan rasa aman bagi seluruh pihak baik peserta maupun pengunjung,” ucapnya.

Adapun tiket elektronik atau e-tiket Big Bang Jakarta 2022 Edisi Ramadhan sudah mulai dijual online melalui aplikasi BBO dengan kuota yang terbatas.

Harga tiket masuk pameran Rp30.000 yang dapat dibeli melalui aplikasi BBO atau pembelian on-site dengan harga Rp40.000.

Sedangkan harga tiket masuk konser musik juga dapat dibeli melauli aplikasi BBO dengan harga kisaran Rp50.000 hingga Rp100.000.

Menurut Novry, penggunaan tiket elektronik ini juga merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan untuk menghindari penukaran uang tunai dengan tiket dan kontak fisik pengunjung dengan petugas.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1810 seconds (11.210#12.26)