Eropa Mengecam Pemerasan Rusia Usai Stop Kirim Gas ke Polandia ke Bulgaria
Jum'at, 29 April 2022 - 05:53 WIB
loading...
A
A
A
Tetapi pada saat yang sama terdapat dokumen penasehat kepada negara-negara UE pekan lalu yang menguraikan opsi bagi pembeli USD untuk terus membayar gas Rusia tanpa melanggar sanksi. Uniper, importir utama Jerman mengatakan, bisa tetap membayar tanpa pelanggaran.
Namun, Komisaris Energi Uni Eropa, Kadri Simson mengutarakan, bahwa Brussels masih menyarankan perusahaan untuk tetap berpegang pada ketentuan kontrak mereka. Dimana biasanya pembayaran dilakukan dalam euro atau dolar dan menggunakan mata uang rubel.
Sedangkan pada pertemuan tengah pekan kemarin, duta besar negara anggota meminta Komisi untuk memberikan panduan yang lebih jelas, kata empat diplomat UE.
Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria
Gazprom, raksasa energi yang dikendalikan Rusia merupakan pemasok Eropa dengan sekitar 40% dari kebutuhan gasnya. Pihak perusahaan mengatakan, transit melalui Polandia dan Bulgaria yang jaringan pipanya memasok Jerman, Hongaria dan Serbia akan terputus jika bahan bakar disedot secara ilegal.
Namun, Komisaris Energi Uni Eropa, Kadri Simson mengutarakan, bahwa Brussels masih menyarankan perusahaan untuk tetap berpegang pada ketentuan kontrak mereka. Dimana biasanya pembayaran dilakukan dalam euro atau dolar dan menggunakan mata uang rubel.
Sedangkan pada pertemuan tengah pekan kemarin, duta besar negara anggota meminta Komisi untuk memberikan panduan yang lebih jelas, kata empat diplomat UE.
Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria
Gazprom, raksasa energi yang dikendalikan Rusia merupakan pemasok Eropa dengan sekitar 40% dari kebutuhan gasnya. Pihak perusahaan mengatakan, transit melalui Polandia dan Bulgaria yang jaringan pipanya memasok Jerman, Hongaria dan Serbia akan terputus jika bahan bakar disedot secara ilegal.
Lihat Juga :