Rantai Pasokan Titanium dari Rusia di Bawah Tekanan, Efeknya ke Penerbangan dan Pertahanan Eropa

Jum'at, 06 Mei 2022 - 16:44 WIB
loading...
Rantai Pasokan Titanium...
Fitch Ratings menilai bahwa perang Rusia Ukraina mengganggu rantai pasokan di sektor aerospace (kedirgantaraan) dan pertahanan (A&D) Eropa, termasuk pengiriman logam utama. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Fitch Ratings menilai bahwa perang Rusia Ukraina mengganggu rantai pasokan di sektor aerospace (kedirgantaraan) dan pertahanan (A&D) Eropa , termasuk pengiriman logam utama .

Baca Juga: Sanksi ke Rusia Punya Konsekuensi Besar Bagi Industri Penerbangan Global

Strategi lindung nilai dan tingkat inventaris yang tinggi akan mengurangi dampak dalam jangka pendek, tetapi jika gangguan berlanjut setelah tahun 2022, ketersediaan pasokan dan kenaikan harga dapat mengurangi margin keuntungan dan volume produksi perusahaan dirgantara.

"Rusia dan Ukraina adalah di antara pemasok utama logam dan paduan untuk kedirgantaraan dan pertahanan. Sanksi yang dikenakan pada Rusia dan pembatasan diri pembeli yang takut akan sanksi sekunder, serta gangguan produksi di Ukraina, mengganggu rantai pasokan yang sudah stabil, memperburuk keketatan pasar dan meningkatkan harga logam," ujar Fitch Ratings dalam rilis resminya dikutip di Jakarta pada Jumat (6/5/2022).

Meskipun sejauh ini tidak ada sanksi langsung yang diterapkan terhadap pemasok logam dan paduan ke industri, hal ini dapat berubah di masa mendatang. Rantai pasokan untuk titanium, yang banyak digunakan dalam pembuatan pesawat dan mesin pesawat, berada di bawah tekanan paling besar karena VSMPO-AVISMA Rusia memasok seperempat permintaan titanium global sebelum krisis.

Dimana dengan tiga perempat produksi perusahaan dijual ke industri kedirgantaraan, sementara Ukraina adalah pemasok signifikan bijih titanium. Sebagian besar produsen pesawat dan mesin dengan peringkat Fitch memiliki stok titanium yang mencakup kebutuhan enam hingga sembilan bulan dan akses ke lebih dari satu pemasok titanium.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Rekomendasi
Diduga Jadi Target Berikutnya,...
Diduga Jadi Target Berikutnya, Mas Den Akui Hidup dalam Ketakutan setelah Kehilangan Keluarga!
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Destinasi Wisata Perang...
Destinasi Wisata Perang di Rusia Diminati Turis dari China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved