Bayar Rusia, Importir Gas Alam Terbesar di Jerman Buka Rekening Gazprombank

Rabu, 11 Mei 2022 - 10:53 WIB
loading...
Bayar Rusia, Importir...
Salah satu importir gas alam terbesar di Jerman, VNG telah membuka rekening di Gazprombank untuk membayar gas Rusia di bawah persyaratan baru Moskow. Foto/Dok
A A A
BERLIN - Salah satu importir gas alam terbesar di Jerman, VNG telah membuka rekening di Gazprombank untuk membayar gas Rusia di bawah persyaratan baru Moskow. Menurut laporan Reuters, VNG menerangkan, bakal mentransfer pembayaran berikutnya untuk gas Rusia dalam Euro, yang kemudian akan dikonversi ke Rubel di Rusia.

Baca Juga: Perusahaan Energi Jerman, Uniper Siap Memenuhi Syarat Pembayaran Gas Rusia

Hal ini berdasarkan skema pembayaran gas terbaru yang diumumkan Rusia pada Maret 2022, lalu sebagai tanggapan atas sanksi Barat.

"Kami akan membayar jumlah faktur yang akan diteruskan dalam mata uang Euro ke rekening di Gazprombank sesuai dengan prosedur yang direncanakan, sehingga pembayaran tepat waktu kepada pemasok kami bisa dipastikan," kata VNC kepada Reuters dalam sebuah pernyataan.

"Kami juga berasumsi bahwa konversi ke Rubel tidak akan menimbulkan kesulitan. Setidaknya pembukaan akun berjalan lancar sepenuhnya," tambah perusahaan itu.

Pada bulan April, pembeli gas Rusia teratas lainnya dari Jerman, Uniper mengisyaratkan pihaknya bersiap untuk mulai membayar impor di bawah persyaratan baru yang ditentukan oleh Moskow.

"Rencananya adalah melakukan pembayaran kami dalam euro ke rekening di Rusia," kata juru bicara perusahaan kepada media Jerman.

Persyaratan baru dirancang Rusia yang menurut banyak kalangan sebagai balasan terhadap negara tidak bersahabat. Di antara persyaratan pembayaran gas Rusia yakni terdiri dari pembeli harus membuka dua rekening di Gazprombank, salah satunya dalam Euro atau Dolar dan satu dalam Rubel.

Baca Juga: Terbongkar! Ini Rencana Darurat Jerman Jika Rusia Tiba-tiba Stop Pasokan Gas

Setelah pembeli menyetor pembayaran untuk pengiriman gas di akun valas, bank mengubah jumlah tersebut menjadi Rubel dan mentransfernya ke akun mata uang lokal, dari mana pembayaran kemudian dilakukan.

Di sisi lain Komisi Eropa telah mengecam persyaratan pembayaran baru tersebut, serta mengeluarkan ancaman apabila pembeli gas Eropa mengakuinya itu akan melanggar sanksi Uni Eropa terhadap Rusia.

"Membayar rubel melalui mekanisme konversi yang dikelola oleh otoritas publik Rusia dan akun khusus kedua di Gazprombank adalah pelanggaran sanksi dan tidak dapat diterima," kata Komisaris Energi, Kadri Simson pada akhir April.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Rekomendasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Kaitan Hari Kiamat dan...
Kaitan Hari Kiamat dan Rezeki dalam Surat Al Waqiah, Ternyata Ini Rahasianya
Berita Terkini
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
BSSN, ABI dan PINTU...
BSSN, ABI dan PINTU Perkuat Sinergi Jamin Keamanan Transaksi Digital
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved