Digitalisasi Ciptakan Eksklusivitas Pasar Tenaga Kerja
Jum'at, 13 Mei 2022 - 13:40 WIB
loading...
Digitalisasi menciptakan sekat-sekat pasar tenaga kerja. Foto/Ilustrasi
A
A
A
YOGYAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan ( Kemnaker ) Anwar Sanusi mengungkap pembangunan ketenagakerjaan dalam era pandemi Covid-19 telah menunjukan sejumlah perbaikan selama kurun waktu Februari 2021 hingga Februari 2022. Sayangnya, saat ini juga terjadi gejala-gejala eksklusivitas dalam pasar tenaga kerja Indonesia.
Baca juga: Gas Terus! Kemnaker Kejar Perusahaan yang Lalai Bayar THR
"Eksklusivitas juga datang seiring dengan digitalisasi, yaitu adanya kesenjangan digital (digital divide)," katanya, dalam seminar nasional bertajuk Improving Employment Conditions to Recover Together di Yogyakarta, Jumat (13/5/2022).
Nah untuk mengantisipasi tantangan eksklusivitas pasar tenaga kerja Indonesia tersebut, Anwar memandang tema Employment Working Group G20 bidang ketenagakerjaan yang diturunkan dalam empat isu prioritas sangatlah tepat untuk menjawabnya.
Baca juga: Gas Terus! Kemnaker Kejar Perusahaan yang Lalai Bayar THR
"Eksklusivitas juga datang seiring dengan digitalisasi, yaitu adanya kesenjangan digital (digital divide)," katanya, dalam seminar nasional bertajuk Improving Employment Conditions to Recover Together di Yogyakarta, Jumat (13/5/2022).
Nah untuk mengantisipasi tantangan eksklusivitas pasar tenaga kerja Indonesia tersebut, Anwar memandang tema Employment Working Group G20 bidang ketenagakerjaan yang diturunkan dalam empat isu prioritas sangatlah tepat untuk menjawabnya.
Lihat Juga :