Rusia Makin Ngamuk, Putus Pasokan Setrum ke Finlandia

Minggu, 15 Mei 2022 - 12:30 WIB
loading...
Rusia Makin Ngamuk, Putus Pasokan Setrum ke Finlandia
Rusia memutus pasokan listrik ke Finlandia karena negara itu ingin bergabung dengan NATO. Foto/GettyImages
A A A
JAKARTA - Rusia makin ngamuk dengan negara-negara tetangganya yang dianggap "memusuhi" Negeri Beruang Merah. Gara-gara Finlandia berkeinginan bergabung dengan NATO , Rusia memutus pasokan listrik ke negara itu.

Baca juga: Jenderal Ukraina Klaim Kudeta Terhadap Putin Sedang Terjadi

Rusia memang tidak secara gamblang mengatakan bahwa pemutusan suplai listrik itu karena rencana Finlandia yang ingin bergabung dengan NATO. Rao Nordic, perusahaan energi Rusia yang memasok listrik ke Finlandia, hanya mengatakan bahwa pemutusan itu terkait dengan pembayaran belaka.

"Ini situasi yang luar biasa dan terjadi untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua puluh tahun sejarah perdagangan kami," tulis Rao Nordic, dikutip dari BBC, Minggu (15/5/2022).

Rao Nordic mengaku belum mendapatkan pembayaran untuk pengiriman sebelumnya. Kabarnya pemutusan aliran listrik dilakukan pada Sabtu kemarin (14/5/2022). Baik Rao Nordic maupun Fingrid, operator jaringan di Finlandia, tidak menjelaskan apa yang melatarbelakangi kesulitan pembayaran tersebut.



Namun pada Kamis lalu Rusia mengancam akan mengambil "langkah pembalasan" setelah Finlandia mengatakan pihaknya berencana untuk bergabung dengan NATO.

Finlandia berbagi perbatasan sepanjang 1.300 km (810 mil) dengan Rusia, dan sebelumnya menjauh dari NATO untuk menghindari permusuhan dengan tetangga timurnya. Namun, sejak invasi Rusia ke Ukraina, ada lonjakan dukungan publik untuk keanggotaan NATO.

Baca juga: Pakai Konektor USB Type-C, Harga Bekas iPhone Bakal Terjun Bebas

Langkah Rusia itu akan menambah panjang pemutusan pasokan energi ke negara-negara yang dianggap memusuhinya atau tak sejalan dengan kebijakannya terkait pembayaran energi. Bulan lalu Rusia memotong pasokan gas ke Bulgaria dan Polandia setelah mereka menolak untuk memenuhi permintaan untuk membayar dalam rubel.
(uka)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2008 seconds (11.252#12.26)