Mau Tau Strategi Setelah Sell in May and Go Away Simak Ulasannya di Webinar Market Outlook 2022

Kamis, 19 Mei 2022 - 19:01 WIB
loading...
Mau Tau Strategi Setelah...
Webinar Market Outlook 2022 yang digelar MNC AM akan membahas secara komprehensif mengapa mitos SMGA dan apa saja sentimen yang memengaruhi pasar. Foto/MNC Media
A A A
JAKARTA - Memasuki kuartal kedua, investor pasti tidak asing dengan istilah “Sell in May and Go Away” (SMGA), kalimat itu merupakan sebutan untuk kondisi pada momen tertentu dalam hal ini bulan Mei, ketika pasar saham turun. Sebutan itu juga merujuk pada aktivitas kebanyakan pelaku pasar yang cenderung melakukan aksi jual untuk menghindari kerugian.

Mitos ini terjadi karena secara periodik ada beberapa indikator yang terjadi bersamaan pada bulan Mei, seperti pengumuman pertumbuhan ekonomi dan laporan-laporan lainnya.

Baca Juga: 3 Jurus Raih Cuan di Pasar Saham bagi Investor Pemula

Hal ini nampaknya terjadi di Indonesia pada bulan Mei 2022, terbukti dengan sempat terjungkalnya IHSG sampai level di bawah 6.700, hal ini terjadi akibat aksi jual yang terus menerus terjadi.
.
Merespons hal tersebut PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) melalui salah satu unit bisnisnya MNC Asset Management (MNC AM) mengadakan webinar Market Outlook 2022 dengan mengusung tema “The End of May's Myth and Navigate Shifting Market in Fed Policy”, pada hari Rabu, 25 Mei 2022 pukul 15.00, yang bertepatan juga dengan hari ulang tahun MNC AM yang ke-22.

Edwin Sebayang selaku Direktur MNC AM yang sekaligus juga sebagai narasumber, mengatakan,”Mitos ini nampaknya benar terjadi di Indonesia, itu terbukti dengan sempat terjungkalnya IHSG dan diperparah dengan runtuhnya beberapa harga komoditi, seperti CPO, gold, nikel, dan batu bara”, ungkap Edwin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Prabowo Sindir Tamu...
Prabowo Sindir Tamu Tak Tahu Diri: Katanya Mau Dagang, Lama-lama Ngerampok
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Rekomendasi
Selamat Ginting: Prabowo...
Selamat Ginting: Prabowo Harus Jadi Panglima Tertinggi Pemberantasan Korupsi
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved