Dua Harta Karun Indonesia yang Banyak Diobral ke Asing

Senin, 23 Mei 2022 - 21:44 WIB
loading...
Dua Harta Karun Indonesia...
Batu bara dan nikel banyak diekspor ke luar negeri. Foto/PTBA-GettyImages
A A A
JAKARTA - Indonesia menjadi salah satu negara yang kaya akan sumber daya alam (SDA) di sektor pertambangan. Diketahui, " harta karun " Indonesia ini mempunyai nilai yang fantastis. Nah sebagian harta karun ini menjadi andalan ekspor Indonesia, mulai dari nikel hingga batu bara.

Baca juga: Dikira Hiasan Dapur Biasa, Ternyata Harta Karun Berharga

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Indonesia mengekspor nikel 166,33 ribu ton sepanjang 2021. Angka tersebut naik 78,85% dari 2020 yang hanya mencapai 93,1 ribu ton. Sementara nilainya tumbuh 60,06% menjadi USD1,27 miliar atau Rp18,1 triliun (kurs Rp14.300) pada 2021

Negara tujuan ekspor nikel Indonesia adalah Jepang yang mempunyai volume ekspor mencapi 83,16 ribu ton dengan nilai USD956,05 juta. Kemudian China 82,36 ribu ton dengan nilai USD311,64 juta. Berikutnya India dengan berat 368 ton yang mencapai nilai USD1,12 juta. Lalu ada Korea Selatan 248,54 ton senilai USD759,69 ribu.

Indonesia tercatat sebagai negara dengan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia serta pada 2021 menjadi produsen nikel terbesar. Berdasarkan data Kementerian ESDM 2020, jumlah cadangan nikel Indonesia tercatat 72 juta ton (termasuk nikel limonite/ kadar rendah). Jumlah ini mencapai 52% dari total cadangan nikel dunia sebesar 139.419.000 ton. Sementara, produksi olahan nikel Indonesia mencapai 2,47 juta ton pada 2021.

Sebelum diekspor, nikel itu diproduksi oleh sejumlah perusahaan, di antaranya PT Citra Silika Mallawa. Perusahaan ini mempunyai wilayah tambang di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, dengan luas wilayah mencapai 475 hektare. Kemudian ada PT Makmur Lestari Primatama yang mempunyai luas tambang mencapai 407 hektare dengan wilayah tambang di Kecamatan Langgikima, Kabupaten,Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Lalu ada PT Aneka Tambang (Antam) yang mempunyai wilayah tambang di Sulawesi Tenggara, yakni di Kecamatan Wundulako, Kecamatan Pomalaa, Kecamatan Lasolo, Kecamatan Asera, Kecamatan Molawe. Selain itu, ada pula di Kecamatan Maba yang terletak di Maluku Utara. Berikutnya ada PT Bintang Delapan Mineral dan PT Vale Indonesia.



Harta karun sumber daya alam Indonesia yang dijual ke asing lainnya adalah batu bara. Melansir esdm.go.id, realisasi ekspor batu bara Indonesia pada 2020 tercatat mencapai 405 juta ton. Nilai ini telah mencapai 102,5% dari target ekspor yang telah ditetapkan di awal sebesar 395 juta ton.

Adapun negara tujuan ekspor batu bara terbesar adalah China yang mencapai 127,7 juta ton. Kemudian, ada India yang mencapai 97,5 juta ton. Berikutnya, Filipina dengan 27,4 ton, dan Jepang dengan 26,9 ton. Di posisi kelima ada Malaysia dengan 26, 1 juta ton.

Pada 1 Januari 2022, pemerintah sempat melarang ekspor batu bara. Hal ini lantaran krisis batu bara di dalam negeri. Namun, pemerintah telah kembali membuka keran ekspor batu bara per 1 Februari 2022. Akan tetapi aturan ini tak berlaku bagi yang belum memenuhi ketentuan domestic market obligation (DMO) dan belum bersedia membayar denda serta kompensasi.

Kementerian ESDM menyampaikan, semester I-2021 PT Kaltim Prima Coal (KPC) memimpin sebagai perusahaan yang memproduksi batu bara terbesar di Indonesia. PT KPC adalah entitas ventura bersama dari PT Bumi Resources yang merupakan korporasi tambang milik Grup Bakrie. Pada 2003, Bumi Resources mengakuisi KPC.

KPC mengeklaim sebagai salah satu perusahaan yang mengelola open-pit terbesar di dunia dengan luas 84.938 hektare dengan produksi sekitar 61 juta ton yang berpusat di Sangatta, Kalimantan Timur.

Kemudian ada PT Adaro Indonesia, entitas dari PT Adaro Energy Tbk dengan kepemilikan saham mencapai 88,47%. Adaro Indonesia mempunyai operasi pertambangan batu bara terbesar dalam Adaro Group dengan produksi mencapai 32,70 juta ton batu bara hingga September 2021. Sampai 30 September 2021, Adaro Indonesia mempunyai laba mencapai USD23,89 juta.

Baca juga: Video Viral Sopir Pajero Aniaya Pengemudi Toyota Yaris Berujung Damai

Berikutnya ada PT Kideco Jaya Agung yang merupakan entitas dari PT Indika Energy Tbk dengan kepemilikan saham mencapai 91%. Perusahaan ini mengoperasikan enam tambang yang terletak di Kalimantan Timur dengan luas 47.500 hektare. Total produksi batu bara Kideco Jaya Agung ini mencapai 27,1 juta ton dengan total pendapatan hingga kuartal III-2021 mencapai USD1,48 miliar.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Bantah Nikmati Uang...
Bantah Nikmati Uang Jemaah Hanania, Keanu AGL Serahkan Rekening Koran ke Polisi
Berita Terkini
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved