Tujuh Sektor Penyumbang Pajak Terbesar di Indonesia

Rabu, 25 Mei 2022 - 17:43 WIB
loading...
Tujuh Sektor Penyumbang...
Sejumlah sektor kerap menjadi penyumbang terbesar penerimaan pajak dibandingkan sektor-sektor lainnya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Beberapa sektor penyumbang pajak terbesar di Indonesia umumnya jarang berganti setiap tahunnya. Hanya saja, dalam segi pertumbuhan masing-masing sektor ini memiliki tingkat pertumbuhan yang berbeda-beda.

Pertumbuhan penerimaan pajak sampai dengan April 2022 mencapai angka 51,49 persen (yoy). Laju pertumbuhan ini membuat penerimaan pajak yang terealisasi mencapai Rp567,69 Triliun. Dalam capaian ini, Dirjen Pajak telah berhasil mengumpulkan sekitar 44,88 persen dari penerimaan pajak yang ditargetkan dalam APBN 2022.

Baca Juga: Penerimaan Pajak Dipastikan Meleset, Kurangnya Diproyeksi Rp388,5 Triliun

Penerimaan pajak pada seluruh sektor utama mencatatkan pertumbuhan yang positif. Kenaikan ini diketahui akibat peningkatan profitabilitas korporasi pada 2021. Bersumber dari data APBN KITA edisi Mei 2022, berikut beberapa sektor penyumbang pajak terbesar di Indonesia:

1. Industri Pengolahan
Di posisi pertama, sektor industri pengolahan menjadi penyumbang pajak terbesar. Sektor ini tercatat berkontribusi sekitar 30,2 persen dari jumlah pajak yang didapatkan.

Jika melihat perkembangannya, sektor industri pengolahan mengalami pertumbuhan kumulatif mencapai 50,60 persen (yoy) secara berturut-turut. Dalam hal ini, subsektor utama yang berkontribusi paling besar adalah industri makanan dengan realisasi penerimaan mencapai Rp16, 36 Triliun.

2. Perdagangan
Sektor perdagangan menjadi penyumbang terbesar kedua dengan kontribusi sekitar 22,6 persen. Sektor ini bahkan melampaui pertumbuhan kumulatif dari bidang industri pengolahan.

Tercatat, angka pertumbuhan kumulatif sektor perdagangan mencapai angka 63,12 persen (yoy). Subsektor yang paling besar kontribusinya adalah perdagangan besar bukan mobil dan sepeda motor dengan realisasi penerimaan mencapai Rp34, 18 triliun.

3. Jasa Keuangan & Asuransi
Jasa keuangan dan asuransi menyumbang sekitar 12,2 persen dari penerimaan pajak. Sektor ini juga memiliki laju pertumbuhan yang cukup memuaskan dengan capaian sekitar 24,34 persen.

4. Pertambangan
Sektor pertambangan menjadi top performer dengan capaian pertumbuhan kumulatif hingga 259,47 persen (yoy). Kenaikan fantastis pada bidang ini utamanya berasal dari subsektor pertambangan batubara dan lignit. Untuk kontribusinya sendiri, sektor pertambangan menyumbang sekitar 10,9 persen dari keseluruhan pajak yang didapat.

Baca Juga: Sri Mulyani Happy Penerimaan Pajak Triwulan I 2022 Capai Rp322,46 Triliun

5. Konstruksi dan Real Estat
Di posisi berikutnya ada sektor konstruksi dan real estat yang berkontribusi sekitar 4,2 persen dari penerimaan pajak. Dalam laju pertumbuhan kumulatifnya, sektor ini mengalami kenaikan sekitar 21,21 persen (yoy).

6. Informasi dan Komunikasi
Selanjutnya, ada sektor informasi dan komunikasi dengan kontribusi 3,3 persen. Sektor ini juga mengalami pertumbuhan yang cukup memuaskan dengan angka kenaikan yang mencapai 30,62 persen (yoy) secara berturut-turut.

7. Transportasi & Pergudangan serta Jasa Perusahaan
Sektor penyumbang pajak terbesar di Indonesia yang berikutnya adalah bidang transportasi dan pergudangan serta bidang jasa perusahaan. Masing-masing dari sektor ini berkontribusi sekitar 3,4 persen dan 2,7 persen.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
APBN Semester I 2026...
APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Purbaya: Kinerja Fiskal Tetap Kuat
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Ekonom Beberkan Utang...
Ekonom Beberkan Utang Pemerintah Indonesia, Nilainya Tembus Segini
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Defisit APBN Semester...
Defisit APBN Semester I 2026 Capai Rp196,5 Triliun
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Rekomendasi
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved