Lagi Hits, Ekspor Tanaman Hias Tembus Rp247 Miliar di 2021
Minggu, 29 Mei 2022 - 14:00 WIB
loading...
Wakil Presiden KH Maruf Amin mengatakan tanaman hias memiliki prospek cerah sebagai komoditas ekspor unggulan. FOTO/BPMI Setwapres
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin mengatakan bahwa aneka florikultura atau tanaman hias yang luar biasa bisa memiliki prospek yang sangat cerah sebagai komoditas unggulan. Baik ekspor maupun untuk pemasaran di dalam negeri.
"Tanaman florikultura merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan memiliki prospek yang sangat cerah sebagai komoditas unggulan ekspor maupun untuk pemasaran di dalam negeri," ujar Ma'ruf dalam sambutannya pada acara Pembukaan Kontes Nasional Aglaonema Nusantara, Minggu (29/5/2022).
Baca Juga: Maling Gasak 34 Tanaman Hias Seharga Rp300 Juta di Depok
Ma'ruf menjelaskan bahwa tanaman florikultura mencatatkan pertumbuhan ekspor yang positif selama pandemi Covid-19. Berdasarkan data Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), ekspor tanaman hias tahun 2021 mampu mencatatkan pertumbuhan hingga 98% atau mencapai lebih dari USD17 juta atau sekitar Rp247 miliar.
"Tanaman hias memang menjadi tren baru setelah pandemi yang membatasi pergerakan masyarakat di luar rumah. Namun lebih dari itu, tanaman hias memberikan banyak manfaat bagi kesehatan dan kehidupan manusia, mulai dari perbaikan kualitas udara hingga meningkatkan produktivitas kerja," jelasnya.
Ma'ruf mengungkapkan, salah satu primadona tanaman hias adalah Aglaonema yang telah menjadi daya tarik bagi para pencinta tanaman sehingga semakin banyak yang mengoleksi tanaman ini. Bahkan, permintaan akan tanaman Aglaonema di tanah air terus meningkat.
"Di tempat tinggal saya juga ditanami tanaman Aglaonema, salah satunya jenis Donakarmen. Saya dan istri saya selalu merawat tanaman tersebut dengan baik," katanya.
"Tanaman florikultura merupakan salah satu komoditas hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan memiliki prospek yang sangat cerah sebagai komoditas unggulan ekspor maupun untuk pemasaran di dalam negeri," ujar Ma'ruf dalam sambutannya pada acara Pembukaan Kontes Nasional Aglaonema Nusantara, Minggu (29/5/2022).
Baca Juga: Maling Gasak 34 Tanaman Hias Seharga Rp300 Juta di Depok
Ma'ruf menjelaskan bahwa tanaman florikultura mencatatkan pertumbuhan ekspor yang positif selama pandemi Covid-19. Berdasarkan data Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), ekspor tanaman hias tahun 2021 mampu mencatatkan pertumbuhan hingga 98% atau mencapai lebih dari USD17 juta atau sekitar Rp247 miliar.
"Tanaman hias memang menjadi tren baru setelah pandemi yang membatasi pergerakan masyarakat di luar rumah. Namun lebih dari itu, tanaman hias memberikan banyak manfaat bagi kesehatan dan kehidupan manusia, mulai dari perbaikan kualitas udara hingga meningkatkan produktivitas kerja," jelasnya.
Ma'ruf mengungkapkan, salah satu primadona tanaman hias adalah Aglaonema yang telah menjadi daya tarik bagi para pencinta tanaman sehingga semakin banyak yang mengoleksi tanaman ini. Bahkan, permintaan akan tanaman Aglaonema di tanah air terus meningkat.
"Di tempat tinggal saya juga ditanami tanaman Aglaonema, salah satunya jenis Donakarmen. Saya dan istri saya selalu merawat tanaman tersebut dengan baik," katanya.
Lihat Juga :