Hidup Sehat Tanpa Bahan Kimia dengan Program UKBM Herbal Binaan PT Vale

Rabu, 08 Juni 2022 - 09:33 WIB
loading...
Hidup Sehat Tanpa Bahan...
PT Vale melalui program PPM bersinergi bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur menggelar pelatihan UKBM Herbal lanjutan yang digelar di Desa Baruga, belum lama ini. Foto/Dok PT Vale
A A A
LUWU TIMUR - PT Vale Indonesia Tbk ( PT Vale ) melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bersinergi bersama Dinas Kesehatan Luwu Timur menggelar pelatihan UKBM Herbal lanjutan yang digelar di Desa Baruga, belum lama ini.

Salah seorang peserta pelatihan, Amina Pawe, mengaku baru mengetahui manfaat tanaman obat yang biasa tersedia di dapur untuk kesehatan, setelah mengikuti pelatihan yang digelar PT Vale . “Ini menjadi pelajaran luar biasa, karena kami dapat memahami bumbu dapur manfaat tanaman obat keluarga sesuai penyakit,” ungkapnya.

Baca Juga: PT Vale Bina Ratusan Warga Ikut Program UKBM Herbal

Dia menjelaskan, selama mengikuti pelatihan UKBM Herbal , pihaknya baru memproduksi jamu untuk dikonsumsi pribadi dan keluarga. Ke depan, jika kemampuan dan peluang sudah ia miliki, maka tidak menutup kemungkinannya untuk berbisnis jamu.

Sementara itu, Pelatih Program Herbal, dokter Rianti, menjelaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar mengenal, memahami, dan memanfaatkan tanaman obat untuk menunjang kehidupan sehari-hari. Materi yang diberikan tentang Pembuatan Olahan Jamu Dan Tanaman Obat Kosmetika yang merupakan lanjutan dari materi herbal dasar.

“Pelatihan lanjutan ini lebih menekankan kepada pemanfaatan tanaman obat keluarga. Tetapi sebelumnya peserta diberikan pengetahuan tentang khasiat dari macam-macam tanaman herbal dan manfaatnya. Kemudian dikaitkan dengan jenis-jenis penyakit yang dapat teratasi dengan tanaman herbal tersebut,” jelas Rianti.

Setelah memberikan pengetahuan dan pemanfaatan tanaman obat herbal , Rianti juga mengajak peserta untuk mempraktekan cara meracik ramuan untuk berbagai macam penyakit, seperti diabetes, kolesterol, hingga ramuan untuk menurunkan berat badan.

Menurut Rianti, penanganan penyakit dengan metode obat herbal dapat menjadi alternatif pengobatan keluarga sebelum memutuskan untuk pergi ke layanan kesehatan umum dan mengonsumsi obat-obatan berbahan kimia. “Herbal ini bisa menjadi solusi sebelum mereka berobat ke Rumah Sakit. Jadi masyarakat dilatih untuk dapat mengatasi sendiri kesehatan diri dengan herbal, khususnya untuk kasus yang ringan dan bisa mereka kendalikan,” harap Rianti.

Ke depan Rianti berharap, jika masyarakat sudah mampu mempraktekan teori pemanfaatan tanaman obat herbal untuk kebutuhan diri sendiri, dan melakukan budidaya herbal organik, maka bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian keluarga yang berkelanjutan. Hal ini selaras dengan cita-cita PT Vale dalam mempersiapkan ekonomi Luwu Timur yang stabil pascatambang.

Baca Juga: Akselerasi Dekarbonisasi PT Vale, Jaga Keberlanjutan Masa Depan

Senior Manager Social Development Program (SDP) PT Vale , Ardian Indra Putra, menuturkan masyarakat Luwu Timur harus mampu menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya saing. “Lewat program UKBM Herbal, masyarakat tidak hanya bisa memanfaatkan tanaman obat dan meminimalisir penggunaan obat kimia, tetapi juga diharapkan mampu melihat peluang bisnis untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan menjaga stabilitas ekonomi Luwu Timur pascatambang,” tuturnya.

Untuk diketahui, Program UKBM Herbal berlangsung sejak 2016 dan menjadi salah satu program unggulan PPM PT Vale . Melalui program ini, masyarakat diberikan pengetahuan mengenai ekologi tanah, herbal dasar, jenis penyakit hingga penanganannya dengan tanaman herbal, pengolahan hasil tanaman berkhasiat obat (TOBAT), kewirausahaan, hingga keterampilan pijat refleksi dan tradisional serta hipnoterapi. Hingga kini total warga yang mengikuti program tersebut mencapai 323 orang, terdiri 299 perempuan dan 24 laki-laki.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Obat Herbal Diminati...
Obat Herbal Diminati di Manca Negara, Combiphar Tingkatkan Produksi
Menteri ESDM Perpanjang...
Menteri ESDM Perpanjang Izin Tambang Vale 20 Tahun
Divestasi 14% Saham...
Divestasi 14% Saham Vale Indonesia Resmi Diteken, Pemerintah Beli Rp3.050 per Saham
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Edukasi Obat Herbal...
Edukasi Obat Herbal Aman di Tengah Meningkatnya Kasus Diabetes
Kombinasi Tradisional...
Kombinasi Tradisional dan Modern: Rahasia di Balik Brand Asam Lambung Terbaik 2025
Rekomendasi
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Kampus dengan Program...
Kampus dengan Program Studi S1 Paling Ketat di SNBP 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved