Green Bond BNI Oversubscribe Empat Kali
Rabu, 15 Juni 2022 - 14:13 WIB
loading...
Apresiasi investor terhadap penerbitan obligasi berwawasan lingkungan penerbitan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sangat kuat.
A
A
A
JAKARTA - Apresiasi investor terhadap penerbitan obligasi berwawasan lingkungan penerbitan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI sangat kuat, hal ini terlihat dari minat investor pada saat bookbuilding yang mencapai oversubscribe sebesar 4 kali.
Selain karena kredibilitas, langkah bank pemerintah berkode saham BBNI ini terhadap segmen ekonomi berkelanjutan tergolong strategis sehingga mendorong minat investor menyerap Green Bond ini.
Dalam prospektus ringkasnya, Senin (13/6/2022), BNI mengumumkan akan menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp5 triliun. Surat utang ini diputuskan untuk dibagi dalam dua seri, yakni Seri A jumlah pokok Rp4 triliun dengan jangka waktu 3 tahun, dan Seri B jumlah pokok Rp1 triliun dengan jangka waktu 5 tahun.
Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan menyampaikan perseroan telah melaksanakan book building dan telah menerima minat investor sebesar Rp21 triliun atau 4 kali dari target penerbitan sebesar Rp5 triliun.
“Proses penawaran memang masih berlangsung. Namun kami sangat optimistis dengan kredibilitas kami sebagai pioneer green banking dan disertai dengan berbagai langkah strategis kami mendorong pengembangan ekonomi hijau di Indonesia,” katanya.
Selain karena kredibilitas, langkah bank pemerintah berkode saham BBNI ini terhadap segmen ekonomi berkelanjutan tergolong strategis sehingga mendorong minat investor menyerap Green Bond ini.
Dalam prospektus ringkasnya, Senin (13/6/2022), BNI mengumumkan akan menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp5 triliun. Surat utang ini diputuskan untuk dibagi dalam dua seri, yakni Seri A jumlah pokok Rp4 triliun dengan jangka waktu 3 tahun, dan Seri B jumlah pokok Rp1 triliun dengan jangka waktu 5 tahun.
Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan menyampaikan perseroan telah melaksanakan book building dan telah menerima minat investor sebesar Rp21 triliun atau 4 kali dari target penerbitan sebesar Rp5 triliun.
“Proses penawaran memang masih berlangsung. Namun kami sangat optimistis dengan kredibilitas kami sebagai pioneer green banking dan disertai dengan berbagai langkah strategis kami mendorong pengembangan ekonomi hijau di Indonesia,” katanya.
Lihat Juga :