Misi Erick Thohir Mengurangi Pengguna Kendaraan Pribadi dengan TOD

Kamis, 16 Juni 2022 - 19:42 WIB
loading...
Misi Erick Thohir Mengurangi Pengguna Kendaraan Pribadi dengan TOD
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pemerintah akan mengurangi jumlah pengguna kendaraan pribadi. Sebagai gantinya, otoritas memaksimalkan angkutan massal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan pemerintah akan mengurangi jumlah pengguna kendaraan pribadi. Sebagai gantinya, otoritas memaksimalkan angkutan massal.

Dia menyebut langkah ini untuk mengurangi kemacetan , khususnya di DKI Jakarta. Erick menilai pembangunan kawasan permukiman di perkotaan seyogyanya dibarengi dengan pembangunan angkutan massal berbasis Transit Oriented Development (TOD) .

Baca Juga: Tawarkan Banyak Keuntungan, Hunian TOD Makin Diminati

Selain mudah diakses masyarakat, moda transportasi publik pun mampu menekan kemacetan. Erick pun memastikan perusahaan pelat merah mengambil peran strategis untuk merealisasikan hal ini.

“Saat ini kami sudah bangun empat titik TOD. Kami terus bersinergi dan berkolaborasi dengan pihak swasta untuk meningkatkan fasilitas angkutan massal secara menyeluruh,” ungkap Erick Thohir, Kamis (16/6/2022).

Salah satu wujud pengembangan angkutan massal yang dilakukan pemerintah adalah dengan memperbaiki Stasiun Pondok Ranji, Tangerang Selatan, yang kini sudah diresmikan Erick bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Proyek peningkatan aksesibilitas dan penataan Stasiun Pondok Ranji dilakukan antara BUMN PT KAI (Persero) dengan pengembang properti swasta PT Jaya Real Property Tbk.

“Dulu kalau ke Stasiun Pondok Ranji kurang nyaman karena sempit dan macet. Sekarang fasilitasnya sudah lebih baik, ada integrasi antarmodanya juga, sehingga masyarakat semakin mudah mengaksesnya. Kami apresiasi kolaborasi yang dilakukan BUMN dan swasta ini,” ungkap Budi.

Baca Juga: SMRA-PT KAI Teken Pengembangan TOD Summarecon Bekasi

Menurutnya, pemerintah terus mendorong kolaborasi antara swasta dan BUMN untuk mengembangkan fasilitas angkutan massal dengan konsep TOD. Konsep yang menghubungkan kawasan permukiman dengan simpul transportasi yang memiliki fasilitas yang lengkap, menjadi pusat kegiatan masyarakat, dan juga memiliki integrasi antarmoda yang baik.

“Melalui pendanaan kreatif, kita ajak swasta, seperti di sini ada Jaya Property, di tempat lain ada BSD, dan swasta lainnya kami juga ajak, silahkan usulkan. Sehingga diharapkan titik-titik TOD bisa dikembangkan secara menyeluruh dan berkelanjutan,” tutur Menhub.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1535 seconds (10.177#12.26)