Barat Makin Terjepit, Rusia Hanya Ekspor Produk Pertaniannya ke Negara Sahabat
Jum'at, 17 Juni 2022 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
Krisis gandum dirasakan di seluruh dunia karena harga gandum melonjak ke rekor tertinggi selama dua bulan terakhir. Pasar makanan global, yang sudah terpengaruh oleh cuaca dan pandemi Covid, mendapat pukulan lain karena konflik Rusia-Ukraina dan sanksi Barat terhadap Moskow. Hal ini telah memicu ketakutan akan kerawanan pangan global dan kelaparan.
Baca Juga: Sanksi ke Rusia Bikin Ancaman Krisis Pangan di Depan Mata
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada pertemuan tingkat menteri tentang ketahanan pangan global menyerukan agar produk makanan dan pupuk dari Rusia, Ukraina dan Belarusia harus diizinkan di pasar dunia jika komunitas global ingin membendung krisis pangan yang sedang berlangsung.
"Mari kita perjelas, tidak ada solusi yang lebih efektif untuk krisis pangan tanpa reintegrasi produksi pangan Ukraina, serta makanan dan pupuk yang diproduksi oleh Rusia dan Belarusia, ke pasar dunia," tegas dia.
Awal bulan ini, Guterres memperingatkan seperlima umat manusia berada dalam risiko kemiskinan dan kelaparan karena situasi saat ini di pasar gandum, dengan harga gandum melonjak menyusul sanksi Barat yang dikenakan pada Rusia dan Belarusia.
Baca Juga: Sanksi ke Rusia Bikin Ancaman Krisis Pangan di Depan Mata
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada pertemuan tingkat menteri tentang ketahanan pangan global menyerukan agar produk makanan dan pupuk dari Rusia, Ukraina dan Belarusia harus diizinkan di pasar dunia jika komunitas global ingin membendung krisis pangan yang sedang berlangsung.
"Mari kita perjelas, tidak ada solusi yang lebih efektif untuk krisis pangan tanpa reintegrasi produksi pangan Ukraina, serta makanan dan pupuk yang diproduksi oleh Rusia dan Belarusia, ke pasar dunia," tegas dia.
Awal bulan ini, Guterres memperingatkan seperlima umat manusia berada dalam risiko kemiskinan dan kelaparan karena situasi saat ini di pasar gandum, dengan harga gandum melonjak menyusul sanksi Barat yang dikenakan pada Rusia dan Belarusia.
(fai)
Lihat Juga :