Perusahaan Medsos Karya Anak Bangsa Kantongi Tambahan Modal USD10 Juta
Jum'at, 17 Juni 2022 - 07:18 WIB
loading...
Perusahaan media sosial karya anak bangsa resmi mendapatkan penempatan dana tahap pertama sebesar USD10 juta.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Hyppe Teknologi Indonesia yang merupakan sebuah perusahaan media sosial karya anak bangsa resmi bekerja sama dengan Mega Trustee Berhad, sebuah perusahaan pemegang amanah yang sering berinvestasi kepada perusahan-perusahaan di seluruh dunia yang berlokasi di Malaysia.
Kerja sama ini diawali dengan penempatan dana tahap pertama sebesar USD10.000.000 dari Mega Trustee Berhad kepada PT Hyppe Teknologi Indonesia.
Baca Juga: PHK Startup Marak, Gara-gara Strategi Bakar Duit?
Dengan adanya kerja sama ini, PT Hyppe Teknologi Indonesia berkomitmen untuk mempergunakan dana dengan maksimal, terutama dalam hal mengoptimalkan operasional, ekspansi, dan kegiatan pemasaran dalam rangka menambah jumlah pengguna dan pengunduh aplikasi Hyppe.
“Kami melihat adanya potensi dan kesempatan yang besar untuk Hyppe berkembang pesat saat ini karena Hyppe adalah aplikasi media sosial pertama karya Indonesia. Kami juga yakin bahwa Hyppe mampu bersaing dengan media sosial yang sudah ada dan nantinya mampu menguasai pasar,” ujar Chief Executive Officer Mega Trustee Berhad, Shafiq Sahafi.
Penandatanganan MoU ini dilakukan pada Jumat, 10 Juni 2022 berlokasi di Kantor Hyppe, Sona Topas Tower, Jakarta Selatan. Dihadiri langsung oleh Magindran Marieappan selaku Presiden Direktur PT Hyppe Teknologi Indonesia, Shafiq Sahafi selaku Chief Executive Officer dari Mega Trustee Berhad, dan perwakilan PT Hyppe Teknologi Indonesia di Malaysia.
"Penandatangan MoU ini menjadi strategi kita agar Hyppe bisa lebih memaksimalkan semua kegiatan dalam membentuk citra Hyppe dan menembus lebih banyak lagi pengguna dan pengunduh di Indonesia." ujar Presiden Direktur PT Hyppe Teknologi Indonesia, Magindran.
Kerja sama ini diawali dengan penempatan dana tahap pertama sebesar USD10.000.000 dari Mega Trustee Berhad kepada PT Hyppe Teknologi Indonesia.
Baca Juga: PHK Startup Marak, Gara-gara Strategi Bakar Duit?
Dengan adanya kerja sama ini, PT Hyppe Teknologi Indonesia berkomitmen untuk mempergunakan dana dengan maksimal, terutama dalam hal mengoptimalkan operasional, ekspansi, dan kegiatan pemasaran dalam rangka menambah jumlah pengguna dan pengunduh aplikasi Hyppe.
“Kami melihat adanya potensi dan kesempatan yang besar untuk Hyppe berkembang pesat saat ini karena Hyppe adalah aplikasi media sosial pertama karya Indonesia. Kami juga yakin bahwa Hyppe mampu bersaing dengan media sosial yang sudah ada dan nantinya mampu menguasai pasar,” ujar Chief Executive Officer Mega Trustee Berhad, Shafiq Sahafi.
Penandatanganan MoU ini dilakukan pada Jumat, 10 Juni 2022 berlokasi di Kantor Hyppe, Sona Topas Tower, Jakarta Selatan. Dihadiri langsung oleh Magindran Marieappan selaku Presiden Direktur PT Hyppe Teknologi Indonesia, Shafiq Sahafi selaku Chief Executive Officer dari Mega Trustee Berhad, dan perwakilan PT Hyppe Teknologi Indonesia di Malaysia.
"Penandatangan MoU ini menjadi strategi kita agar Hyppe bisa lebih memaksimalkan semua kegiatan dalam membentuk citra Hyppe dan menembus lebih banyak lagi pengguna dan pengunduh di Indonesia." ujar Presiden Direktur PT Hyppe Teknologi Indonesia, Magindran.
Lihat Juga :