Sempat Bangkit, Harga Batu Bara Hari Ini Rebah Lagi

Rabu, 22 Juni 2022 - 18:16 WIB
loading...
Sempat Bangkit, Harga...
Harga batu bara kembali melemah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Harga komoditas batu bara mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (22/6) sore. Sebelumnya, harga ‘emas hitam’ sempat menguat dalam beberapa hari ke belakang.

Mengutip data pasar ICE NewCastle, harga batu bara untuk kontrak Juni 2022 turun tipis 0,7% menjadi USD390 per ton. Sedangkan selama sepekan ke belakang, harga batu bara naik 1,69%.

Baca juga: Pasokan Gas Rusia Berkurang, Eropa Kemungkinan Harus Beralih Lagi ke Batu Bara

Sementara, untuk harga komoditas ini di kontrak Juli 2022 justru naik 0,63% menjadi USD398 per ton. Demikian pula untuk kontrak Agustus 2022 yang naik 3,39% menjadi USD381,25 per ton.

Fluktuasi harga batu bara disebabkan oleh beberapa faktor. Misalnya, permintaan batu bara dunia yang naik akibat gas alam cair semakin mahal. Batu bara dicari sebagai alternatif untuk gas alam cair tersebut.

Baca juga: Dari Batu Bara hingga Batu Kerikil, Ini 5 Harta Karun Tambang Indonesia yang Diekspor ke Korea

Lalu, permintaan batu bara di India juga masih meningkat karena pembangkit di sana butuh banyak batu bara untuk memenuhi konsumsi listrik yang juga meningkat.



Di sisi lain, permintaan batu bara dari China sebagai salah satu konsumen terbesar masih minim karena lockdown di sana. Penyebaran Covid-19 di China masih belum terkendali sehingga pembatasan aktivitas ekonomi diberlakukan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Penetapan Pemasok Batu...
Penetapan Pemasok Batu Bara PLTU Jadi Kewenangan Penuh Ditjen Minerba
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Harga Batu Bara Acuan...
Harga Batu Bara Acuan Periode II Juli Naik Lagi, Kini Jadi USD131,85 per Ton
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved