Lima Tahun Terakhir Bermunculan Paradigma Baru Perkeretapiaan Indonesia

Jum'at, 24 Juni 2022 - 13:48 WIB
loading...
Lima Tahun Terakhir...
Kereta cepat jadi paradigma baru perkeretaapian di Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Forum Transportasi Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) , Aditya Dwi Laksana, mengatakan kereta cepat menjadi sebuah paradigma baru di dunia perkeretaapian Indonesia.

Baca juga: Terowongan 1.040 Meter Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Berhasil Ditembus

"Kereta api kecepatan tinggi, saya pikir menjadi paradigma baru di perkeretaapian Indonesia. Selama ini di Indonesia hanya kereta api dengan jenis kecepatan normal," kata Aditya dalam program Market Review di IDX Channel, Jumat (24/6/2022).

Selain kereta api cepat, menurutnya, dalam lima tahun terakhir tercipta beberapa paradigma baru di dunia perkeretaapian yang menunjukkan sesuatu yang positif. Yang pertama membangun jalur perkeretaapian di luar Jawa, misalnya di Sumatera.



"Di Sumatera rel mulai dibangun dan juga di Sulawesi misalnya dari Makassar ke Pare-pare juga mulai dibangun," jelasnya.

Selain itu, ia mengapresiasi perkembangan yang intens kereta api perkotaan seperti moda raya terpadu (MRT), light rail transit (LRT) dan kereta api bandara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Libur Panjang Kenaikan...
Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, Penumpang Whoosh Tembus 53.000
MPMRent Perkuat Green...
MPMRent Perkuat Green Mobility lewat Layanan Transportasi Terintegrasi
Rosan Ngaku Sudah Kantongi...
Rosan Ngaku Sudah Kantongi Solusi Utang Whoosh Rp124 Triliun, Seperti Apa?
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Pemkot Bogor Hapus Ratusan...
Pemkot Bogor Hapus Ratusan Angkot Tua, Perindo Dorong Transportasi Modern dan Ramah Lingkungan
Tarif Transjakarta Diusulkan...
Tarif Transjakarta Diusulkan Naik Jadi Rp5.000, Pramono: Segera Dikaji
Rekomendasi
Celine Evangelista Akui...
Celine Evangelista Akui Sudah Menikah Lagi, Ini Alasannya Tak Umumkan ke Publik
Kronologi Temon Meninggal...
Kronologi Temon Meninggal Dunia, Anak Ungkap Riwayat Penyakit hingga Pesan Terakhir Sang Ayah
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
Berita Terkini
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Infografis
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA...
Jadwal Terbaru TKA SMA/SMK/MA Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved