Citibank Indonesia Kantongi Laba Bersih Rp3 Triliun
Senin, 13 April 2020 - 22:01 WIB
loading...
Smart Branch Citibank Indonesia di Kebon Jeruk. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Citibank Indonesia membukukan laba bersih Rp3 triliun sepanjang 2019, termasuk peningkatan pendapatan bunga bersih dan pendapatan operasional bersih. Pendapatan bunga bersih tumbuh 5% dari tahun sebelumnya, menjadi Rp4,4 triliun karena peningkatan rata-rata kredit dan bank secara aktif telah meningkatkan rasio dana murah.
CEO Citibank Indonesia, Batara Sianturi, mengatakan peningkatan pendapatan operasional bersih terutama berasal dari pendapatan perdagangan bersih yang lebih tinggi dari tahun lalu serta dari efisiensi beban usaha.
Pertumbuhan laba bersih telah memberikan kontribusi pada peningkatan rasio Return on Equity (ROE) menjadi 17,9%, meningkat dari 12,5% pada 2018 dan Return on Asset (ROA) meningkat menjadi 4,7%, tumbuh dari 3,2% pada tahun sebelumnya.
"Citibank berhasil menutup 2019 dengan performa keuangan yang solid. Walaupun kondisi ekonomi global pada tahun ini penuh dengan volatilitas akibat situasi Covid-19, kami tetap berkomitmen untuk terus melayani para nasabah serta komunitas, sehingga bersama-sama dapat melalui masa-masa penuh tantangan ini,” ujarnya dalam keterangan tulis di Jakarta, Senin (13/4/2020).
Citibank tetap memiliki tingkat kecukupan modal dan likuiditas cukup baik, dengan mencatatkan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 26,8% dan RIM 81,42%. Citibank juga terus menjaga kualitas kredit, bank melaporkan NPL Gross dan Net masing-masing sebesar 2,4% dan 0,5%.
CEO Citibank Indonesia, Batara Sianturi, mengatakan peningkatan pendapatan operasional bersih terutama berasal dari pendapatan perdagangan bersih yang lebih tinggi dari tahun lalu serta dari efisiensi beban usaha.
Pertumbuhan laba bersih telah memberikan kontribusi pada peningkatan rasio Return on Equity (ROE) menjadi 17,9%, meningkat dari 12,5% pada 2018 dan Return on Asset (ROA) meningkat menjadi 4,7%, tumbuh dari 3,2% pada tahun sebelumnya.
"Citibank berhasil menutup 2019 dengan performa keuangan yang solid. Walaupun kondisi ekonomi global pada tahun ini penuh dengan volatilitas akibat situasi Covid-19, kami tetap berkomitmen untuk terus melayani para nasabah serta komunitas, sehingga bersama-sama dapat melalui masa-masa penuh tantangan ini,” ujarnya dalam keterangan tulis di Jakarta, Senin (13/4/2020).
Citibank tetap memiliki tingkat kecukupan modal dan likuiditas cukup baik, dengan mencatatkan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) sebesar 26,8% dan RIM 81,42%. Citibank juga terus menjaga kualitas kredit, bank melaporkan NPL Gross dan Net masing-masing sebesar 2,4% dan 0,5%.
Lihat Juga :