Pesan Luhut ke Start Up Lokal: Jangan Bantu Jualan Produk Asing!
Sabtu, 27 Juni 2020 - 09:07 WIB
loading...
Luhut B. Pandjaitan. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus menggencarkan produk buatan Indonesia, terutama produk usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu disampaikan oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dalam penyampaian progress report DANA Bangga Buatan Indonesia.
Menurut Luhut pemerintah akan terus membantu dan memfasilitasi segala sesuatunya, sepanjang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. ( Baca:Menko Luhut Sebut Mayoritas UMKM Bakal Beralih ke Digital)
"Kita buat yang terbaik untuk Indonesia, saya pasti bantu. Sekaligus kita bangun persatuan, ikutkan pula (UMKM) dari NTB, dan NTT, dan dari beberapa perwakilan. Jadi jangan fokus di Pulau Jawa saja. Kita tadi malam sudah buat insentif untuk UMKM, dan sedang kita siapkan," ujar Menko Luhut di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).
Menko Luhut kemudian menyampaikan, keinginannya untuk bertemu dengan berbagai mitra UMKM yang tergabung di DANA dari perwakilan seluruh Indonesia. Dengan begitu pemerintah dapat mengetahui keluhan atau kendala yang ada di lapangan, langsung dari para pelaku UMKM.
DANA merupakan aplikasi dompet digital yang membantu UMKM dalam proses pembayaran digital. Progress update dari DANA Indonesia, di akhir Desember 2020 ditargetkan akan ada 150.000 UMKM yang tergabung, dimulai pada Juni ini targetnya 10.000, dan sampai saat ini target 6.000.
Menurut Luhut pemerintah akan terus membantu dan memfasilitasi segala sesuatunya, sepanjang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. ( Baca:Menko Luhut Sebut Mayoritas UMKM Bakal Beralih ke Digital)
"Kita buat yang terbaik untuk Indonesia, saya pasti bantu. Sekaligus kita bangun persatuan, ikutkan pula (UMKM) dari NTB, dan NTT, dan dari beberapa perwakilan. Jadi jangan fokus di Pulau Jawa saja. Kita tadi malam sudah buat insentif untuk UMKM, dan sedang kita siapkan," ujar Menko Luhut di Jakarta, Sabtu (27/6/2020).
Menko Luhut kemudian menyampaikan, keinginannya untuk bertemu dengan berbagai mitra UMKM yang tergabung di DANA dari perwakilan seluruh Indonesia. Dengan begitu pemerintah dapat mengetahui keluhan atau kendala yang ada di lapangan, langsung dari para pelaku UMKM.
DANA merupakan aplikasi dompet digital yang membantu UMKM dalam proses pembayaran digital. Progress update dari DANA Indonesia, di akhir Desember 2020 ditargetkan akan ada 150.000 UMKM yang tergabung, dimulai pada Juni ini targetnya 10.000, dan sampai saat ini target 6.000.
Lihat Juga :