Rusia dan China Membangun Pipa Gas Raksasa dengan Julukan Power of Siberia
Rabu, 27 Juli 2022 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Reuters memperkirakan bakal ada penjualan tambahan senilai USD37.5 miliar selama 25 tahun. Kedua negara telah membahas pembangunan pipa gas tambahan, termasuk yang diperkirakan akan dikirim dari Siberia melalui negara Mongolia.
Financial Times melaporkan, bulan ini bahwa Mongolia mengharapkan pipa gas baru, atau yang dikenal sebagai "Power of Siberia 2,". Rencananya bakal mulai dibangun dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Tenaga Nuklir dan Batu Bara
Baik China dan Rusia, keduanya juga berkolaborasi dalam pengembangan tenaga nuklir. Pada Mei 2021, Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara secara virtual pada acara peletakan batu pertama untuk proyek konstruksi bersama di dua pembangkit listrik tenaga nuklir di China.
Sebagian besar energi China masih berasal dari batu bara, yang kebanyakan diproduksi di dalam negeri. Tetapi dalam beberapa bulan terakhir China telah membeli lebih banyak batu bara Rusia, yang dijual dengan harga diskon karena banyak negara lain merencanakan sanksi atas komoditas tersebut.
Financial Times melaporkan, bulan ini bahwa Mongolia mengharapkan pipa gas baru, atau yang dikenal sebagai "Power of Siberia 2,". Rencananya bakal mulai dibangun dalam kurun waktu dua tahun ke depan.
Tenaga Nuklir dan Batu Bara
Baik China dan Rusia, keduanya juga berkolaborasi dalam pengembangan tenaga nuklir. Pada Mei 2021, Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara secara virtual pada acara peletakan batu pertama untuk proyek konstruksi bersama di dua pembangkit listrik tenaga nuklir di China.
Sebagian besar energi China masih berasal dari batu bara, yang kebanyakan diproduksi di dalam negeri. Tetapi dalam beberapa bulan terakhir China telah membeli lebih banyak batu bara Rusia, yang dijual dengan harga diskon karena banyak negara lain merencanakan sanksi atas komoditas tersebut.
(akr)
Lihat Juga :