Bus Listrik Buatan Anak Negeri Digunakan di Industri Tambang
Rabu, 27 Juli 2022 - 20:01 WIB
loading...
Presiden Direktur PT Kideco Jaya Agung (Kideco) Mochamad Kurnia Ariawan pada acara penandatangan pembelian bus listrik produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB) tipe MD 12 E NF, sekaligus pemberian penghargaan oleh MAB kepada Kideco yang digelar di di JIEXPO Ke
A
A
A
JAKARTA - Dalam upaya mendukung tercapainya program pemerintah terkait net zero emission yang ditargetkan tercapai pada 2050 mendatang, perusahaan tambang PT Kideco Jaya Agung (Kideco), berniat menambah armada bus listrik. Presiden Direktur Kideco Mochamad Kurnia Ariawan menyampaikan bahwa dengan penggunaan bus listrik, diharapkan emisi karbon di lingkungan tambang Kideco akan berkurang.
Dia menjelaskan, Kideco sudah menggunakan bus listrik buatan anak negeri yang diproduksi oleh PT Mobil Anak Bangsa (MAB), sejak akhir tahun lalu. Bus yang digunakan adalah bus MAB tipe MD 12 E NF.
(Baca juga:Menteri LHK Siap Laksanakan Instruksi Presiden Terkait Net-Zero Emission)
Bus tersebut digunakan sebagai sarana angkutan karyawan di tambang Kideco di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Mochamad Kurnia Ariawan mengatakan pihaknya sudah bersepakat dengan MAB untuk penambahan bus listrik.
“Bus ini sudah kami gunakan sejak akhir tahun lalu sebagai angkutan karyawan. Kami merasakan bus ini sangat nyaman, dan yang membanggakan adalah kendaraan ini merupakan asli buatan anak bangsa. Hal ini juga sebagai wujud nyata kami dalam upaya menurunkan emisi, pada aktivitas operasional kami,” ujar Mochamad Kurnia Ariawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/7/2022).
(Baca juga:RI Pertimbangkan Opsi Penggunaan Nuklir Demi Mengejar Net Zero Emission)
Bus yang akan dibeli adalah bus dengan tipe yang sama seperti yang sebelumnya sudah dibeli Kideco. Bus dengan panjang 12 meter itu, mampu melaju dengan kecepatan 110 kilometer per jam.
Dia menjelaskan, Kideco sudah menggunakan bus listrik buatan anak negeri yang diproduksi oleh PT Mobil Anak Bangsa (MAB), sejak akhir tahun lalu. Bus yang digunakan adalah bus MAB tipe MD 12 E NF.
(Baca juga:Menteri LHK Siap Laksanakan Instruksi Presiden Terkait Net-Zero Emission)
Bus tersebut digunakan sebagai sarana angkutan karyawan di tambang Kideco di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Mochamad Kurnia Ariawan mengatakan pihaknya sudah bersepakat dengan MAB untuk penambahan bus listrik.
“Bus ini sudah kami gunakan sejak akhir tahun lalu sebagai angkutan karyawan. Kami merasakan bus ini sangat nyaman, dan yang membanggakan adalah kendaraan ini merupakan asli buatan anak bangsa. Hal ini juga sebagai wujud nyata kami dalam upaya menurunkan emisi, pada aktivitas operasional kami,” ujar Mochamad Kurnia Ariawan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/7/2022).
(Baca juga:RI Pertimbangkan Opsi Penggunaan Nuklir Demi Mengejar Net Zero Emission)
Bus yang akan dibeli adalah bus dengan tipe yang sama seperti yang sebelumnya sudah dibeli Kideco. Bus dengan panjang 12 meter itu, mampu melaju dengan kecepatan 110 kilometer per jam.
Lihat Juga :