AS Masuk Jurang Resesi, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II/2022 Turun 0,9 Persen

Kamis, 28 Juli 2022 - 21:12 WIB
loading...
AS Masuk Jurang Resesi,...
Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) mengalami kontraksi tahunan 0,9% pada kuartal II-2022. Secara teknis AS masuk ke jurang resesi setelah mencetak pertumbuhan negatif alias kontraksi dua kuartal beruntun. Foto/Dok
A A A
WASHINGTON - Departemen Perdagangan Amerika Serikat melaporkan Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) mengalami kontraksi tahunan sebesar 0,9% pada kuartal II-2022. Penurunan kedua kalinya secara berturut-turut ini membuat Negeri Paman Sam -julukan AS- secara teknis mengalami resesi .

Namun demikian, Biro Riset Ekonomi Nasional AS mendefinisikan reesi sebagai penurunan signifikan dalam aktivitas ekonomi AS , yang menyangkut aktivitas seluruh perekonomian selama lebih dari beberapa bulan, dikutip dari Reuters, Kamis (28/7/2022).

Baca Juga: Ramalan Resesi AS 2022 Disebut Palsu, Ini Penjelasannya!

Laporan PDB ini menunjukkan penurunan kinerja ekonomi yang dipicu adanya lonjakan inflasi yang tinggi, melemahnya sentimen konsumen, dan volatilitas rantai pasokan.

Baca Juga: Ngerinya Dampak Inflasi AS: Bisa Munculkan Resesi Ekonomi

Pertumbuhan pekerjaan AS rata-rata mencapai 456.700 per bulan di paruh pertama tahun ini. Pembangunan dan penjualan properti melemah, sejalan dengan melunaknya sentimen bisnis dan konsumen dalam beberapa hari terakhir.

Menteri Keuangan Janet Yellen dijadwalkan akan mengadakan konferensi pers pada hari Kamis untuk membahas keadaan ekonomi AS.

Secara teknis AS masuk ke jurang resesi setelah mencetak pertumbuhan negatif alias kontraksi sebesar 1,6% pada kuartal I/2022 yoy. Diterangkan secara umum resesi ditandai dengan kontraksi dalam PDB secara tahunan dalam dua kuartal berturut-turut.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Rekomendasi
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved