JPM Menjaga Eksistensi Tanaman Hias di Mata Dunia
Minggu, 31 Juli 2022 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
Kontes-kontes tanaman hias sendiri diikuti peserta dari berbagai daerah, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Timur Tengah, dan lainnya. Pada hari pertama, jumlah kunjungan kurang lebih seratus lima puluh sampai dua ratus pengunjung dari siang sampai malam. Andri optimistis puncak acara akan lebih ramai lagi.
"Karena di puncak acara kita ada performa. Mungkin itu salah satu yang ditunggu juga para pemain tanaman dan pengunjung lainnya untuk kumpul bareng. Sudah lama tidak berkumpul, puncak acara menurut saya malam minggu," katanya.
Ia menambahkan, malam minggu memang acara puncak. Andri menegaskan jika tujuan dari acara ini adalah menjaga eksistensi tanamannya di pasar global, terutama di Indonesia.
"Yang kedua, kita juga selain menjaga eksistensi kita ingin memperkenalkan ke khalayak luas. Banyak yang belum tahu di Ragunan ini ada pasar tanaman di dalam Taman Anggrek Ragunan," ujarnya.
Sementara Pemulia Tanaman Indonesia, Handry Chuary, menilai Jakarta Plant Market sangat luar biasa. "Apalagi baru pertama kali Jakarta menyelenggarakan ini. Yang saya ketahui, event ini untuk mempertahankan eksistensi tanaman hias di mata dunia," katanya.
Jadi ditekanjuga olehnya bahwa tanaman hias bisa untuk dijadikan mata pencarian. "Di acara ini, panitia juga banyak mengundang petani atau pembudidaya untuk berjualan. Juga lomba maupun untuk show. Saya berharap Jakarta Plant Market bisa diadakan berkesinambungan untuk tahun tahun berikutnya," katanya.
Baca Juga: Euforia Tanaman Hias
"Karena di puncak acara kita ada performa. Mungkin itu salah satu yang ditunggu juga para pemain tanaman dan pengunjung lainnya untuk kumpul bareng. Sudah lama tidak berkumpul, puncak acara menurut saya malam minggu," katanya.
Ia menambahkan, malam minggu memang acara puncak. Andri menegaskan jika tujuan dari acara ini adalah menjaga eksistensi tanamannya di pasar global, terutama di Indonesia.
"Yang kedua, kita juga selain menjaga eksistensi kita ingin memperkenalkan ke khalayak luas. Banyak yang belum tahu di Ragunan ini ada pasar tanaman di dalam Taman Anggrek Ragunan," ujarnya.
Sementara Pemulia Tanaman Indonesia, Handry Chuary, menilai Jakarta Plant Market sangat luar biasa. "Apalagi baru pertama kali Jakarta menyelenggarakan ini. Yang saya ketahui, event ini untuk mempertahankan eksistensi tanaman hias di mata dunia," katanya.
Jadi ditekanjuga olehnya bahwa tanaman hias bisa untuk dijadikan mata pencarian. "Di acara ini, panitia juga banyak mengundang petani atau pembudidaya untuk berjualan. Juga lomba maupun untuk show. Saya berharap Jakarta Plant Market bisa diadakan berkesinambungan untuk tahun tahun berikutnya," katanya.
Baca Juga: Euforia Tanaman Hias
Lihat Juga :