Erick Thohir: BUMN Jangan Jadi Dinosaurus yang Tak Mampu Beradaptasi
Rabu, 03 Agustus 2022 - 17:10 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir terus mendorong transformasi digital perusahaan plat merah. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir terus mendorong perusahaan plat merah beradaptasi di era digital. Transformasi menjadi keharusan menghadapi perubahan zaman.
"Ini era yang tidak bisa terhindarkan, digitalisasi suka tidak suka harus kita hadapi dan kita tidak mungkin berdiam diri," ujar Erick, saat mengisi seminar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (3/8/2022).
Baca Juga: Relawan Perluas Dukungan untuk Erick Thohir di Pilpres 2024
Erick menyebut era digital mengubah begitu banyak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari perubahan cara kerja, cara berusaha, hingga hal-hal penting lain dalam kehidupan yang sangat memerlukan dukungan digital. Indonesia, lanjut Erick, memiliki sumber daya besar dalam menjadikan ekonomi digital sebagai fondasi bangsa di masa yang akan datang.
"Allah SWT memberikan kita demografi yang mayoritas muda saat ini, 55 persen usia di bawah 35 tahun, mau tidak mau industri digital kita akan berkembang," lanjutnya.
Dia memproyeksikan Indonesia akan menjadi pemain industri digital terbesar di Asia Tenggara pada 2030. Hal ini ditopang dari potensi ekonomi digital Indonesia yang diprediksi mencapai Rp 4.500 triliun pada 2030 atau tumbuh delapan kali lipat dari APBN.
"Ini era yang tidak bisa terhindarkan, digitalisasi suka tidak suka harus kita hadapi dan kita tidak mungkin berdiam diri," ujar Erick, saat mengisi seminar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Auditorium Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (3/8/2022).
Baca Juga: Relawan Perluas Dukungan untuk Erick Thohir di Pilpres 2024
Erick menyebut era digital mengubah begitu banyak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari perubahan cara kerja, cara berusaha, hingga hal-hal penting lain dalam kehidupan yang sangat memerlukan dukungan digital. Indonesia, lanjut Erick, memiliki sumber daya besar dalam menjadikan ekonomi digital sebagai fondasi bangsa di masa yang akan datang.
"Allah SWT memberikan kita demografi yang mayoritas muda saat ini, 55 persen usia di bawah 35 tahun, mau tidak mau industri digital kita akan berkembang," lanjutnya.
Dia memproyeksikan Indonesia akan menjadi pemain industri digital terbesar di Asia Tenggara pada 2030. Hal ini ditopang dari potensi ekonomi digital Indonesia yang diprediksi mencapai Rp 4.500 triliun pada 2030 atau tumbuh delapan kali lipat dari APBN.
Lihat Juga :