Dukung Target Nol Emisi Karbon, PT Vale Luncurkan Truk Listrik
Kamis, 04 Agustus 2022 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, Febriany menjelaskan penerapan kendaraan listrik di area operasional tambang pada tahap awal pastinya membutuhkan anggaran besar. Meski demikian, pihaknya yakin keputusan itu akan sangat bermanfaat, baik dalam hal efisiensi maupun upaya mewujudkan praktik tambang berkelanjutan, yang tentunya harus ramah lingkungan.
Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia , Adriansyah Chaniago, menambahkan kehadiran truk listrik di Blok Sorowako meski masih tahap uji coba merupakan bagian dari komitmen perseroan mewujudkan nol emisi karbon. PT Vale telah menyusun peta jalan untuk merealisasikannya, dimana tidak akan berhenti pada kehadiran truk listrik.
"Kita sudah punya peta jalan menuju nol emisi karbon. Januari lalu ada mobil listrik dan sekarang truk listrik. Tentu masih akan banyak lagi program lain," tuturnya.
Sementara itu, Deputy COO PT Vale Indonesia, Abu Ashar, menyampaikan pihaknya akan terus melakukan analisis selama proses uji coba setahun. Bila berhasil, pihaknya memastikan akan menyusun perencanaan untuk penggunaan yang lebih massif. Termasuk mengimplementasikan penggunaannya di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa.
"Uji coba kan satu tahun, kita analisis. Kita cari tahu apa yang bisa diimprove supaya bisa juga menekan cost dalam jangka panjang, sehingga dapat juga menjadi investasi jangka panjang," tuturnya.
Sekadar diketahui, truk listrik yang pertama beroperasi di Blok Sorowako itu memiliki tipe CXMG tipe XDR-80-TE. Kendaraan buatan China itu menggunakan bahan bakar 100 persen listrik, dimana memiliki fitur auto charging di jalan menurun. Adapun kendaraan setiap 12 jam harus diisi daya selama 90 menit di MEM PT Vale Indonesia.
Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia , Adriansyah Chaniago, menambahkan kehadiran truk listrik di Blok Sorowako meski masih tahap uji coba merupakan bagian dari komitmen perseroan mewujudkan nol emisi karbon. PT Vale telah menyusun peta jalan untuk merealisasikannya, dimana tidak akan berhenti pada kehadiran truk listrik.
"Kita sudah punya peta jalan menuju nol emisi karbon. Januari lalu ada mobil listrik dan sekarang truk listrik. Tentu masih akan banyak lagi program lain," tuturnya.
Sementara itu, Deputy COO PT Vale Indonesia, Abu Ashar, menyampaikan pihaknya akan terus melakukan analisis selama proses uji coba setahun. Bila berhasil, pihaknya memastikan akan menyusun perencanaan untuk penggunaan yang lebih massif. Termasuk mengimplementasikan penggunaannya di Blok Bahodopi dan Blok Pomalaa.
"Uji coba kan satu tahun, kita analisis. Kita cari tahu apa yang bisa diimprove supaya bisa juga menekan cost dalam jangka panjang, sehingga dapat juga menjadi investasi jangka panjang," tuturnya.
Sekadar diketahui, truk listrik yang pertama beroperasi di Blok Sorowako itu memiliki tipe CXMG tipe XDR-80-TE. Kendaraan buatan China itu menggunakan bahan bakar 100 persen listrik, dimana memiliki fitur auto charging di jalan menurun. Adapun kendaraan setiap 12 jam harus diisi daya selama 90 menit di MEM PT Vale Indonesia.
Lihat Juga :