alexametrics

Peningkatan Kasus Covid-19 Menginfeksi IHSG dan Pasar Asia

loading...
Peningkatan Kasus Covid-19 Menginfeksi IHSG dan Pasar Asia
IHSG ditutup tergerus 2,27 poin atau 0,04% ke level 4.901.82. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A+ A-
JAKARTA - Peningkatan kasus virus corona (Covid-19) di seluruh dunia, termasuk Indonesia, telah menginfeksi Indeks Harga Saham Gabungan pada Senin (29/6/2020). IHSG ditutup tergerus 2,27 poin atau 0,04% ke level 4.901.82.

Sesi pembukaan, IHSG tertekan 4,74 poin atau 0,10% ke level 4.899,34. Sepanjang Senin ini, IHSG diperdagangkan di level 4.862,04-4.909,91.

Total 619 saham yang diperdagangkan, 293 melemah, 164 stagnan dan 162 menguat. Nilai transaksi saham mencapai Rp4,54 triliun dari 6,38 miliar unit saham. Asing melakukan jual bersih Rp482,78 miliar. Baca: Peningkatan Kasus Covid-19 Memukul IHSG

Enam dari 10 indeks sektoral memerah sehingga membawa IHSG pulang melemah. Sektor aneka industri memimpin pelemahan sebesar 1,82% berbanding sektor keuangan yang memimpin kenaikan sebanyak 0,37%.



Senada, pasar saham di Asia Pasifik pulang melemah karena melonjaknya kasus Covid-19 asal China di seluruh dunia. Melansir dari CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang turun 2,3% ke posisi 21.995,04, karena saham Fast Retailing dan Softbank Group masing-masing turun lebih dari 2%. Indeks Topix juga melemah 1,78% menjadi 1.549,22.

Indeks Kospi Korea Selatan juga turun 1,93% menjadi 2.093,48. Dan ASX 200 Australia jatuh 1,51% ke level 5.815. Di China, bursa Shanghai melemah 0,61% ke 2.961,52, Shenzhen tergelincir 0,51%, dan Hang Seng Hong Kong turun 1,24% karena saham perusahaan asuransi jiwa AIA anjlok hingga 3,1%.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top