Berkah Lonjakan Harga Komoditas, Negara Diuntungkan Rp279 Triliun

Senin, 08 Agustus 2022 - 17:47 WIB
loading...
Berkah Lonjakan Harga...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok Antara
A A A
JAKARTA - Lonjakan harga sejumlah komoditas pada tahun ini membawa dampak positif terhadap penerimaan negara di 2022.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, dari lonjakan harga tersebut penerimaan pajak diproyeksikan mencapai Rp279 triliun.

Kemudian, dari sisi bea keluar akan mencapai Rp48,9 triliun, utamanya berasal dari komoditas minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO).

Meski demikian, bendahara negara tersebut mengatakan bahwa momentum seperti ini tidak akan terulang lagi. Pasalnya, harga komoditas diprediksi akan melandai tahun depan.

“Ini mungkin tidak akan berulang atau tidak akan setinggi ini tahun depan,” kata Sri Mulyani dalam keterangan pers virtual, Senin (8/8/2022).

Baca juga: Status Komoditas Timah Diusulkan Jadi Mineral Krisis, Ini Alasan ESDM

Dia menyebut, harga minyak yang bisa mencapai USD95-100 per barrel tahun ini diperkirakan akan mengalami penurunan menjadi USD90 per barrel tahun depan.

Selanjutnya, harga batu bara yang tahun ini diperkirakan mencapai USD244 per ton, pada tahun depan diperkirakan akan turun ke level USD200 per ton.

Serta, harga CPO yang tahun ini mencapai USD1.350 per ton diproyeksi turun di bawah USD1.000 pada 2023. “Ini yang harus dipertimbangkan di dalam mengestimasi penerimaan negara tahun depan,” ungkapnya.



Bendahara negara tersebut mengatakan bahwa saat ini ekonomi Indonesia sudah dalam kondisi sangat baik dan harus dipertahankan hingga akhir tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi yang kuat harus tetap dijaga, utamanya dari sisi domestik, karena ekonomi global sedang dalam ketidakpastian yang besar.

Baca juga: CSIS Belejeti Biang Kerok Naiknya Harga Komoditas

Menkeu menyebut bahwa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kementerian lembaga untuk fokus merealisir beanja pemerintah dan diprioritaskan untuk membeli produk dengan kandungan lokal tinggi.

“Dalam hal ini, produk bangga buatan Indonesia dapat mendukung pemulihan ekonomi yang main kuat di kuartal III dan IV,” ungkap mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Sebagai informasi, ekonomi Indonesia tumbuh 5,44% pada kuartal II/2022, meningkat dibandingkan kuartal II/2021 yang tumbuh 5,01%. Jika dibandingkan dengan kuartal I/2022, ekonomi Indonesia tumbuh 3,73%.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Rekomendasi
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Prancis Favorit, Mbappe...
Prancis Favorit, Mbappe Bidik Rekor Baru saat Hadapi Irak
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Berita Terkini
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Dorong Ekonomi Desa...
Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved