Bank Himbara Kantongi Rp30 T, OJK Minta Segera Susun Rencana Penyaluran Kredit

Senin, 29 Juni 2020 - 19:34 WIB
loading...
Bank Himbara Kantongi...
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta kepada bank-bankHimbara) yang mendapatkan dana penempatan pemerintah sebesar Rp30 triliun untuk segera menyusun rencana bisnis penyaluran kredit secara detail. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso meminta kepada bank-bank Himpunan Bank Negara (Himbara) yang mendapatkan dana penempatan pemerintah sebesar Rp30 triliun untuk segera menyusun rencana bisnis penyaluran kredit secara detail, dari sektoral hingga per klaster. Hal ini sebagai upaya mendukung dan mempercepat proses pemulihan kondisi perekonomian nasional.

(Baca Juga: Titip Rp30 Triliun, Sri Mulyani Minta Bank BUMN Genjot Kredit 3 Kali Lipat )

"Jika itu ke UMKM, akan kami monitor secara khusus dan akan kami lakukan rapat koordinasi yang kemudian akan kami sampaikan ke Bu Menkeu (Sri Mulyani Indrawati) dan Pak Gubernur (BI Perry Warjiyo) dalam KSSK (Komite Stabilitas Sistem Keuangan). Ini monitoring business plan (rencana bisnis) perbankan dalam rangka recovery," ujar Wimboh di Jakarta, Senin (29/6/2020).

Lebih lanjut Ia berharap penempatan dana sebanyak Rp30 triliun oleh pemerintah di Himbara dapat mendukung dan mempercepat proses pemulihan kondisi perekonomian nasional. "Dana Rp30 triliun yang ditempatkan di bank Himbara ini bentuk perhatian dan dorongan di perbankan untuk lebih agresif dalam mempercepat proses pemberian kredit untuk mendukung recovery (pemulihan) ekonomi," katanya.

(Baca Juga: Sri Mulyani Akan Memperpanjang Jangka Waktu Penempatan Dana ke Himbara )

Dia menekankan agar dana yang disalurkan perbankan bisa benar-benar efektif dalam meningkatkan pendapatan perusahaan yang terdampak covid-19. Dalam hal ini Wimboh mewanti-wanti potensi terjadinya peningkatan kredit bermasalah atau non performing loan (NPL). Sebab masih ada sektor yang masih terdampak pandemi covid-19 yang belum bisa memperoleh pendapatan tetap seperti pariwisata dan perhotelan.

"Jika dilihat, sepertinya semua sudah antusias. Sektor riil antusias karena di jalan-jalan sudah penuh (berjalan aktivitas masyarakat dan bisnis), ini tanda bahwa ini bagus, ekonomi bisa segera tumbuh. Tapi kami melihat juga tanda-tanda (meningkatnya kasus positif) covid-19 di daerah, ini akan kami perhatikan bersama," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
Purbaya Tolak Permintaan...
Purbaya Tolak Permintaan Himbara Perpanjang Tenor Dana SAL hingga Setahun
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
OJK Sita Aset Rp113,97...
OJK Sita Aset Rp113,97 Miliar Terkait Kasus Asuransi Prolife Indonesia
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Rekomendasi
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
Perkuat Jaringan di...
Perkuat Jaringan di Jatim, XLSMART Perluas 5G Blanket Coverage di 8 Kabupaten/Kota
AS Berambisi Caplok...
AS Berambisi Caplok 3 Pulau Terluar Iran, Bunuh Diri atau Raih Kemenangan Taktis?
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,24% ke Level 6.056
Soal Hapus Pajak JHT,...
Soal Hapus Pajak JHT, Purbaya Masih Tunggu Data BPJS Ketenagakerjaan
Heboh Pengadaan Kipas...
Heboh Pengadaan Kipas Angin Kopdes Rp1,8 Triliun, Menkop Ferry: Saya Tidak Tahu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved