Atasi Perubahan Iklim, Pengembangan Teknologi Dekarbonisasi Harus Terus Dipacu

Rabu, 10 Agustus 2022 - 19:19 WIB
loading...
A A A
Untuk menambah daya tarik kompetisi BAIA 2022, Bukit Asam menyiapkan total hadiah utama mencapai Rp3 miliar untuk 10 karya terbaik dari dua kategori kompetisi, yakni Carbon Capture, Utilization, & Storage (CCUS) dan Carbon Reduction.

Selain hadiah berupa uang, perseroan negara juga mengapresiasi partisipasi karya inovasi para pemenang dalam upaya menurunkan emisi global ini melalui dukungan pendaftaran Hak atas Kepemilikan Intelektual (HAKI). Bukit Asam akan bekerja sama dengan para inovator pemenang untuk mengembangkan serta mengaplikasikan ide-ide tersebut.

Setelah proses pendaftaran berakhir, tahapan kompetisi BAIA 2022 dilanjutkan dengan masa penilaian selama dua bulan yang akan melibatkan dewan juri dengan kompetensi di bidang teknologi energi.

Untuk kriteria inovasi yang lahir melalui kompetisi BAIA 2022, Prof Renanto sebagai salah satu dewan juri menginginkan karya inovasi anak bangsa yang dapat menggunakan teknologi CCUS untuk menjaga kenyamanan lingkungan hidup dan memberikan dampak positif terhadap ekonomi nasional.

baca juga: Dampak Perubahan Iklim: Memperburuk Penyebaran Ratusan Penyakit Menular Dunia

"Penting bagi inovator untuk turut bergabung dalam kompetisi BAIA Greenovator 2022 agar dapat memunculkan teknologi baru dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat," ujar akademisi teknik kimia ITS itu.

Kompetisi BAIA 2022 Greenovator merupakan bagian dari BIGMIND Innovation Award 2022 yang diadakan oleh holding BUMN pertambangan, Mining Industry Indonesia (MIND ID). Adapun pendaftaran kompetisi BAIA 2022 bisa dilakukan melalui situs web https://greenovator.ptba.co.id/id/register.
(ind)
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1079 seconds (10.177#12.26)