alexametrics

Harga Minyak Turun Karena Memudarnya Permintaan Bahan Bakar

loading...
Harga Minyak Turun Karena Memudarnya Permintaan Bahan Bakar
Harga minyak turun karena memudarnya permintaan bahan bakar. Foto/Istimewa
A+ A-
MELBOURNE - Harga minyak mentah melemah pada Selasa (30/6/2020) karena permintaan bahan bakar memudar seiring penerapan kembali lockdown di sejumlah negara bagian AS. Selain itu, harga jatuh akibat meningkatnya pasokan yang membebani pasar minyak.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah acuan Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) turun 26 sen atau 0,7% ke level USD39,44 per barel pada pukul 02:01 GMT. Harga minyak Brent melemah 17 sen atau 0,2% menjadi USD41,68 per barel.

Sebelumnya pada Senin kemarin, harga minyak WTI dan Brent melonjak karena optimisme pertumbuhan yang kuat, mencermati penjualan rumah di AS. Sehingga pasar yakin bahwa permintaan bahan bakar global akan meningkat seiring pembukaan kembali aktivitas ekonomi. Baca: Harga Minyak Naik Seiring Memulihnya Permintaan Bahan Bakar di Dunia



Namun gelombang kedua pandemi Covid-19 asal China, terutama peningkatan kasus di AS membuat sejumlah negara bagian di AS kembali melakukan lockdown. "Sangat sulit untuk mengatakan bahwa permintaan akan meningkat. Karena ada risiko gelombang kedua Covid-19," ujar Vivek Dhar, analis komoditas pertambangan dan energi di Commonwealth Bank of Australia di Melbourne.

Selain itu, harga minyak melemah karena meningkatnya pasokan yang telah membebani pasar. Pasar mengatakan Libya telah menghasilkan sekitar 1% dari pasokan minyak global untuk melanjutkan ekspor usai pemblokiran ladang minyak akibat perang saudara yang terjadi sejak Januari.

Perusahaan nasional minyak Libya pada Senin kemarin mengatakan pihaknya telah membuat kemajuan dalam pembicaraan dengan negara-negara tetangga untuk membuka blokade demi meningkatkan ekspor minyak mereka.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top