Komitmen Hasnur Group Menjalankan Bisnis Berkelanjutan

Jum'at, 19 Agustus 2022 - 18:12 WIB
loading...
Komitmen Hasnur Group...
Sebagaimana diketahui bahwa Hasnur Group telah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) melalui PT Bayang Nyalo Hidro (BMH) yang berkapasitas 2x3 MW di Kabupaten Pesisir Selatan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Mengusung tagline “Bersatu dan Tumbuh lebih cepat kuat dan berkah” Hasnur Group merayakan ulang tahun yang ke 56 pada 27 Agustus 2022. Kegiatan sendiri telah berlangsung sejak awal bulan Agustus dengan berbagai kegiatan internal yang berlangsung di seluruh tempat area bisnis Hasnur Group.

Baca Juga: ITS Kembangkan Pembangkit Listrik Mikro Hidro di Probolinggo

Ketua Panitia HUT Hasnur Group, Rudy D Siswantoro menyebut, rangkaian kegiatan dikonsep sedemikian rupa agar dapat melibatkan seluruh komponen Hasnur Group dan juga publik. Namun tetap menerapkan protokol kesehatan meskipun sudah terdapat pelonggaran kebijakan Covid 19.

“Mudah-mudahan rangkaian ini (ultah) kembali memperkuat silaturahmi dan juga hubungan Hasnur dengan masyarakat mengingat kita sudah bisa bertatap muka setelah dua tahun tidak bisa berkegiatan secara terbuka," imbuhnya.

Salah satu kegiatan yang cukup menarik dalam rangkaian kegiatan ulang tahun ini adalah kegiatan sharing session para direksi Hasnur Group. Bertempat di Office 8 Jakarta, diskusi membahas komitmen “sustainability “ dan tanggung jawab Hasnur Group dalam merespon isu komitmen global.

Menurut Presiden Direktur Hasnur Group Jayanti Sari, Hasnur Group merespon tuntutan global agar dapat menjaga kenaikan suhu bumi tidak melebihi 2 derajat celcius. “Kami secara langsung mengerjakan bisnis-bisnis baru yang berorientasi green energy”, tambahnya.

Komitmen ini sejalan dengan kerangka kerja dan rencana aksi nasional untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 26% (dengan usaha sendiri) dan sebesar 41% (jika mendapat bantuan internasional) pada tahun 2020.

Komitmen Indonesia tersebut diperkuat melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Republik Indonesia yang pertama pada bulan November 2016 dengan ditetapkannya target unconditional sebesar 29% dan target conditional sampai dengan 41% dibandingkan skenario business as usual (BAU) di tahun 2030.

Secara nasional, target penurunan emisi pada tahun 2030 berdasarkan NDC adalah sebesar 834 juta ton CO2e pada target unconditional (CM1) dan sebesar 1,081 juta ton CO2e pada target conditional (CM2).

Sebagaimana diketahui bahwa Hasnur Group telah mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) melalui PT Bayang Nyalo Hidro (BMH) yang berkapasitas 2x3 MW di Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kerja sama ini mendapatkan dukungan dari berbagai pihak termasuk BUMN Waskita Karya dalam pelaksanaan proyek Bayang Nyalo.

Tak cukup sampai di sana, Hasnur Group, sebagai pemegang Hak Penguasaan Hutan (HPH), juga sudah mulai merubah orientasi bisnis dengan melakukan pengembangan konservasi hutan guna menyerap emisi karbon di Kalimantan Tengah dan Sulawesi Barat.

“Meskipun saat ini, bisnis Hasnur Group masih menjalankan bisnis pertambangan, namun visi Hasnur Group sudah mengarah kepada upaya mengatasi isu perubahan iklim” demikian yang disampaikan oleh Andreas Budhi Prihanto Deputy Corp Director Busdev Hasnur Group.

Menurut Andreas yang juga merupakan salah satu Direktur di entitas Hasnur Group, selain menjalankan bisnis baru terbarukan, pengembangan “bisnis lama” yang lebih sustainable sudah menjadi konsern perusahaan, salah satunya rencana pengembangan gasifikasi batubara menjadi ammonia.

“Seluruh proses pengembangan dan komitmen bisnis tersebut tentu membutuhkan tata kelola perusahaan yang mengedepankan prinsip keterbukaan," tambahnya.

Baca Juga: Tambah Kapal, Hasnur Internasional Shipping Pacu Angkutan Kargo

Menurut Novian Fitriawan, Direktur Keuangan PT Hasnur Internasional Shipping (HIS) Tbk, seluruh tantangan yang dihadapi sekarang harus sejalan dengan tata kelola perusahaan baik.

"Harus ada satu sinergisitas dalam pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Hasnur Group sebagai entitas bisnis telah menyiapkan prasyarat tersebut agar kedepan mampu memiliki daya saing dan dapat dipercaya oleh publik,” ungkapnya.

Acara puncak Ulang Tahun sendiri akan terkonsentrasi di kantor Banjarbaru Kalimantan Selatan pada tanggal 27 Agustus 2022. Rangkaian penutupan program ulangtahun di antaranya bakti sosial dan donor darah, pameran UKMK, diakhiri dengan acara syukuran dan pengajian.

Kegiatan hari puncak melibatkan ulama/habaib serta melibatkan stakeholder di Kalimantan Selatan yang memang sudah menjadi tradisi Hasnur Group.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
DDPI Group Raih Sejumlah...
DDPI Group Raih Sejumlah Penghargaan di TOP CSR Awards 2026
PLN EPI Siapkan Infrastruktur...
PLN EPI Siapkan Infrastruktur Gas, Kebutuhan Energi Primer Diproyeksi Tumbuh 5% per Tahun
Sokoguru Policy Forum:...
Sokoguru Policy Forum: Bedah Strategi Penguatan Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
GEM Perkuat Standar...
GEM Perkuat Standar K3 dan APD demi Keselamatan Pekerja
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Pakar ITB Soroti Tantangan...
Pakar ITB Soroti Tantangan Sistem Kelistrikan dalam Menghadapi Perubahan Iklim
Blackout Sumatera Harus...
Blackout Sumatera Harus Jadi Alarm Penguatan Transmisi
Rekomendasi
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Di Tengah Genosida,...
Di Tengah Genosida, Pelaku Bisnis Israel-AS Bahas Megaproyek Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved