Peluang Media Mainstream dari Boikot Iklan di Media Sosial

Kamis, 02 Juli 2020 - 08:31 WIB
loading...
Peluang Media Mainstream...
Foto: dok/Reuters
A A A
JAKARTA - Dalam sepekan terakhir, perusahaan-perusahaan besar menghentikan iklannya di media sosial (medsos) seperti Facebook, Instagram, dan Twitter. Ini merupakan peluang bagi media mainstream untuk mengambil keuntungan dari boikot iklan tersebut.

Hingga pekan ini sudah lebih dari sepuluh perusahaan besar yang menyatakan tidak akan beriklan di media sosial terutama Facebook. Adapun perusahaan besar tersebut di antaranya Honda, Coca-Cola, Unilever, JanSport, Levi Strauss, The North Face, Verizon, dan Starbucks. Alasannya cukup jelas, mereka tidak ingin mendukung ujaran kebencian yang saat ini ramai diperbincangkan di media sosial.

Meski hal ini terjadi di Amerika Serikat, bukan hal yang mustahil kejadian ini juga bisa terjadi di Indonesia. Pasalnya, ujaran kebencian juga kerap terpampang di berbagai status pengguna media sosial di Indonesia terutama Facebook dan Twitter. Jika ini terjadi, tentu hal yang sangat menguntungkan bagi media mainstream seperti media cetak dan televisi. (Baca: KPAI Berharap Seleksi PPDB Tetap Berbasis Kelurahan)

Media mainstream mempunyai keunggulan verifikasi berita yang benar sehingga jauh dari penyajian-penyajian berita hoax atau palsu. Kesadaran banyak pihak terkait maraknya berita hoax inilah yang harus dimanfaatkan oleh media mainstream.

Kondisi ini menurut Ketua Umum Perhumas Agung Laksamana harus dimanfaatkan oleh media mainstream seperti koran dan televisi. Selama ini kekuatan sosial media seperti Facebook, menurutnya, ialah keakuratan data konsumen. Namun, ternyata Facebook juga memiliki kelemahan menjaga konten yang beredar di dalamnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dilema Larangan Usia...
Dilema Larangan Usia Medsos: Menyeimbangkan Perlindungan Anak dan Masa Depan Investasi Digital
Cegah Penipuan Digital,...
Cegah Penipuan Digital, Danamon Imbau Nasabah Bijak Gunakan Media Sosial
Cegah Penipuan Online,...
Cegah Penipuan Online, Investor Perlu Hati-hati Serap Informasi di Media Sosial
Media Punya Peran Penting...
Media Punya Peran Penting Menjaga Kredibilitas Informasi
1,3 Juta Konten Judi...
1,3 Juta Konten Judi Online Diblokir, Paling Banyak dari Situs dan Iklan di Medsos
China Jewer Keras Influencer...
China Jewer Keras Influencer yang Suka Pamer Harta di Medsos
MNC University Edukasi...
MNC University Edukasi Siswa Baru SMPN 72 Jakarta tentang Bijak Bermedia Sosial
CFIRST Sayangkan Langkah...
CFIRST Sayangkan Langkah JPU Ajukan Banding dalam Kasus Dedi Saputra
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Rekomendasi
Motivasi 2.000 Pelajar...
Motivasi 2.000 Pelajar Muhammadiyah, Mentan Amran: Struggle Now, Enjoy Your Life-Enjoy Now, Struggle for Life
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved