Polbangtan Malang Siap Cetak Ratusan Wirausahawan Muda Pertanian
Jum'at, 09 September 2022 - 19:06 WIB
loading...
Wakil Direktur III Polbangtan Malang Andi Warnaen (kanan) dan Direktur Setya Budhi Udrayana dalam arahannya pada mahasiswa yang mengikuti Program PWMP di Malang, Jawa Timur.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang terus berinovasi mencetak lulusan yang mampu menjadi wirausahawan pertanian. Ini sejalan visi Polbangtan Malang meyiapkan SDM Pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha.
Polbangtan Malang bekerja sama dengan International Fund fo Agriculture Development (IFAD) melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) siap mencetak lulusan yang mampu berwirausaha khususnya di bidang pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan pangan, salah satunya melalui program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). “Program PWMP yang dihadirkan Kementan diharapkan dapat mencetak generasi milenial menjadi seorang petani atau mendirikan start up di bidang pertanian,” katanya.
(Baca juga:Kementan Dorong Wirausaha Pertanian di Kalangan Milenial)
Menurut Mentan, hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Pasalnya, kaum milenial mulai sadar bahwa pertanian adalah 'tambang emas' tanpa batas jangka panjang. “Ke depan, generasi muda pertanian bukanlah pekerja bidang pertanian, tetapi menjadi pelaku usaha pertanian. Regenerasi petani menjadi hal yang penting dan utama saat ini,” kata Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan Program PWMP dari YESS menjadi salah satu program utama (BPPSDMP) Kementan untuk menjaga swasembada pangan melalui regenerasi petani.
“Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu menjadi resonansi tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri, dan modern,” katanya.
Polbangtan Malang bekerja sama dengan International Fund fo Agriculture Development (IFAD) melalui Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) siap mencetak lulusan yang mampu berwirausaha khususnya di bidang pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo, menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan pangan, salah satunya melalui program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP). “Program PWMP yang dihadirkan Kementan diharapkan dapat mencetak generasi milenial menjadi seorang petani atau mendirikan start up di bidang pertanian,” katanya.
(Baca juga:Kementan Dorong Wirausaha Pertanian di Kalangan Milenial)
Menurut Mentan, hal itu bukanlah sesuatu yang mustahil. Pasalnya, kaum milenial mulai sadar bahwa pertanian adalah 'tambang emas' tanpa batas jangka panjang. “Ke depan, generasi muda pertanian bukanlah pekerja bidang pertanian, tetapi menjadi pelaku usaha pertanian. Regenerasi petani menjadi hal yang penting dan utama saat ini,” kata Mentan.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan Program PWMP dari YESS menjadi salah satu program utama (BPPSDMP) Kementan untuk menjaga swasembada pangan melalui regenerasi petani.
“Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu menjadi resonansi tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri, dan modern,” katanya.
Lihat Juga :