Lupakan Rusia, Jerman Kejar Tutup Kesepakatan Gas dengan UEA
Selasa, 20 September 2022 - 14:53 WIB
loading...
A
A
A
Dengan cara itu, Habeck menyakini dapat menutup kekurangan gas Rusia yang telah dimatikan sepihak tanpa batas waktu.
Scholz juga berencana untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi dan Qatar dalam kunjungan yang sudah dimulai sejak akhir pekan kemarin. Kerja sama energi menjadi agenda utamanya, kata juru bicara pemerintah Steffen Hebestreit pada konferensi pers reguler di Berlin pada hari Senin.
Kesepakatan dengan UEA bisa menjadi dorongan bagi Scholz ketika pemerintah berjuang untuk mengimbangi kekurangan gas Rusia setelah Kremlin menutup jalur pipa utama. Sementara itu para pejabat semakin khawatir tentang kemungkinan adanya pemadaman listrik dan penjatahan saat musim dingin kali ini.
Jerman dan Qatar telah dalam tahap pembicaraan tentang kemungkinan pengiriman LNG sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari. Sejauh ini belum ada tanda-tanda terobosan dalam negosiasi tersebut.
Menurut pejabat pemerintah Jerman, negosiasi dengan salah satu eksportir LNG terbesar di dunia itu sangat sulit. Mereka menggambarkan strategi Qatar sangat ketat soal harga dan durasi perjanjian yang potensial.
Sementara itu diskusi dengan pemasok gas di Eropa dan Amerika Utara tidak jauh berbeda, dimana sama kompleksnya. Patut digarisbawahi perjuangan berat yang dihadapi Scholz dan pemerintahnya dalam menyegel pasokan jangka pendek untuk membantu ekonomi terbesar Eropa menghindari kekurangan gas saat musim dingin ini.
Perhentian pertama Scholz dalam perjalanannya adalah ke Arab Saudi, di mana dia akan bertemu dengan raja serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto negara itu. Pada hari Minggu, dia akan berada di UEA dan Qatar, sebelum kembali ke Berlin pada malam harinya.
Scholz juga berencana untuk melakukan perjalanan ke Arab Saudi dan Qatar dalam kunjungan yang sudah dimulai sejak akhir pekan kemarin. Kerja sama energi menjadi agenda utamanya, kata juru bicara pemerintah Steffen Hebestreit pada konferensi pers reguler di Berlin pada hari Senin.
Kesepakatan dengan UEA bisa menjadi dorongan bagi Scholz ketika pemerintah berjuang untuk mengimbangi kekurangan gas Rusia setelah Kremlin menutup jalur pipa utama. Sementara itu para pejabat semakin khawatir tentang kemungkinan adanya pemadaman listrik dan penjatahan saat musim dingin kali ini.
Jerman dan Qatar telah dalam tahap pembicaraan tentang kemungkinan pengiriman LNG sejak Rusia menginvasi Ukraina pada Februari. Sejauh ini belum ada tanda-tanda terobosan dalam negosiasi tersebut.
Menurut pejabat pemerintah Jerman, negosiasi dengan salah satu eksportir LNG terbesar di dunia itu sangat sulit. Mereka menggambarkan strategi Qatar sangat ketat soal harga dan durasi perjanjian yang potensial.
Sementara itu diskusi dengan pemasok gas di Eropa dan Amerika Utara tidak jauh berbeda, dimana sama kompleksnya. Patut digarisbawahi perjuangan berat yang dihadapi Scholz dan pemerintahnya dalam menyegel pasokan jangka pendek untuk membantu ekonomi terbesar Eropa menghindari kekurangan gas saat musim dingin ini.
Perhentian pertama Scholz dalam perjalanannya adalah ke Arab Saudi, di mana dia akan bertemu dengan raja serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto negara itu. Pada hari Minggu, dia akan berada di UEA dan Qatar, sebelum kembali ke Berlin pada malam harinya.
Lihat Juga :