Catat, Ini Ciri-ciri Fintech Ilegal dan Investasi Bodong
Jum'at, 03 Juli 2020 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
"Dalam investasi masyarakat harus tau Legal dan Logis. Legal, cek dulu legalitasnya. Logis, apakah imbal hasil yang ditawarkan itu rasional atau masuk akal. Tidak mungkin orang lain membuat kita kaya secara cepat, sedangkan mereka sendiri butuh duit," tuturnya.
Dari 99 investasi bodong yang ditemukan di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut: 7 Perdagangan Berjangka/Forex Ilegal, 2 Penjualan Langsung (Direct Selling) Ilegal, 3 Investasi Cryptocurrency Ilegal, 3 Investasi uang dan 4 lainnya.
Sementara, Dit Cyber Bareskrim Polri, Kompol Silvester mengatakan masyarakat harus lebih berhati-hati dalam meminjam uang atau berinvestasi. Pasal, para pelaku biasanya akan melakukan teror kepada korban, jika tidak membayar tepat waktu.
"Selain itu, yang paling berbahaya memberikan akses kepada pelaku untuk mengambil data yang ada ditelpon. Ini bisa disalahgunakan, apalagi data itu dijual di pasar gelap," tegasnya.
Sekadar informasi, SWI pada penindakan Juni lalu, berhasil menemukan 105 fintech peer to peer lending ilegal dan 99 investasi bodong.
Dari 99 investasi bodong yang ditemukan di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut: 7 Perdagangan Berjangka/Forex Ilegal, 2 Penjualan Langsung (Direct Selling) Ilegal, 3 Investasi Cryptocurrency Ilegal, 3 Investasi uang dan 4 lainnya.
Sementara, Dit Cyber Bareskrim Polri, Kompol Silvester mengatakan masyarakat harus lebih berhati-hati dalam meminjam uang atau berinvestasi. Pasal, para pelaku biasanya akan melakukan teror kepada korban, jika tidak membayar tepat waktu.
"Selain itu, yang paling berbahaya memberikan akses kepada pelaku untuk mengambil data yang ada ditelpon. Ini bisa disalahgunakan, apalagi data itu dijual di pasar gelap," tegasnya.
Sekadar informasi, SWI pada penindakan Juni lalu, berhasil menemukan 105 fintech peer to peer lending ilegal dan 99 investasi bodong.
(fai)
Lihat Juga :