Siap-siap, Pak! Cicilan Rumah Bakal Membengkak

Jum'at, 23 September 2022 - 14:47 WIB
loading...
Siap-siap, Pak! Cicilan...
Kenaikan suku bunga BI akan mengerek bunga KPR sehingga cicilan rumah membesar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kebijakan Bank Indonesia ( BI ) menaikkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 basis poin (BPS) menjadi 4,25% bakal berdampak ke sektor properti Tanah Air. Kenaikan suku bunga acuan itu juga akan berimbas pada perbankan selaku penyalur kredit untuk menaikkan bunga pinjaman, termasuk kredit kepemilikan rumah ( KPR ).

Baca juga: BI: Uang Beredar Naik 9,5% Jadi Rp7.894 Triliun per Agustus 2022

"Kenaikan bunga KPR mungkin 0,25%," ujar Direktur Eksekutif Pusat Studi Properti (PSPI) Panangian Simanungkalit saat dihubungi MNC Portal, Jumat (23/9/2023).

Menurut Panangian kemungkinan perbankan juga tidak mau mengambil risiko yang cukup besar dengan menaikan bunga KPR yang tinggi, karena bakal berpengaruh terhadap respons pasar. Kenaikan bunga yang tinggi bakal memengaruhi penyaluran likuiditas perbankan khususnya di sektor properti, karena masyarakat bakal berpikir ulang atau menunda pembelian rumah jika harus membayar bunga yang terlalu tinggi.

Selain itu, sebelum adanya kenaikan bunga acuan, harga properti juga mengalami penyesuaian akibat adanya kenaikan harga material bahan bangunan dan ongkos energi. Solar yang menjadi bahan bakar untuk membawa material saja naik sekitar 32%, BBM bersubsidi lain seperti Pertalite juga bersamaan menyusul naik 31%.

Panangian berpandangan, menjadi cukup riskan bagi bisnis perbankan maupun pengembang jika menaikkan bunga yang tinggi untuk sektor properti.

"BI memberikan kebijakan atau signal kepada bank untuk sama-sama bertindak bijak, kalau (suku bunga) 0,5% diterima (bank), paling disampaikan kepada konsumen 0,25%, atau setengahnya," kata Panangian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BRI Consumer Expo 2026...
BRI Consumer Expo 2026 Digelar di JICC, Hadirkan Promo KPR Mulai 1,75%
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Kuasa Hukum Erin Wartia...
Kuasa Hukum Erin Wartia Kritik Komisi III DPR: Jangan Hanya Dengar Satu Pihak
Berita Terkini
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
DPR Sahkan Revisi UU...
DPR Sahkan Revisi UU PPSK Hari Ini, Berikut Poin-poin Lengkapnya
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved