Menparekraf Optimistis KEK MNC Lido Beri 6 Kali Lipat Multiplier Effect ke Ekonomi Jabar

Minggu, 25 September 2022 - 16:18 WIB
loading...
Menparekraf Optimistis KEK MNC Lido Beri 6 Kali Lipat Multiplier Effect ke Ekonomi Jabar
Menparekraf Sandiaga Uno optimis bahwa pembangunan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) MNC Lido memberikan 6 kali lipat multiefek percepatan ekonomi khususnya di wilayah Jawa Barat (Jabar). Foto/Dok
A A A
BOGOR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno optimis bahwa pembangunan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) MNC Lido memberikan 6 kali lipat multiefek percepatan ekonomi khususnya di wilayah Jawa Barat (Jabar) . Hal itu dikatakan Sandiaga setelah melakukan kunjungan kerja di KEK MNC Lido, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (25/9/2022).

"Saya optimis multiplier effectnya ini 6 kali lipat dari industri yang ada di sini. Kita harapkan meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan penghasilan masyarakat khususnya Jawa Barat di bagian Bogor dan Sukabumi ini," kata Menparekraf Sandiaga Uno .

Baca Juga: KEK MNC Lido City Percepat Laju Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Menparekraf mengatakan, progres pembangunan KEK Lido pertama yakni terdapat penambahan kamar yang resort sebelumnya sudah ada dan selesai tahun depan. Juga akan terdapat Music Art Center yang ditargetkan selesai pada tahun ini.

"KEK ini yang sudah beroperasi adalah resort pertama yang sudah direfubish dan ada extensionnya tahun depan akan selesai tambahan 125 kamar juga. Kalau kita lihat infrastrukturnya sudah lebih dari Rp700 miliar yang terserap dan Art Center-nya ini juga tahun ini akan selesai, total dari pada investasi ini ada di sekitar 20-30 persen dari tahap pertama," jelasnya.

Baca Juga: Kunjungi KEK MNC Lido City, Wagub Jabar: Ini Surganya Jawa Barat

Di samping itu, KEK Lido ini nantinya juga akan menciptakan destinasi baru di wilayah Bogor dan sekitarnya. Didukung dengan wacana cable car dalam mengatasi kemacetan di kawasan Puncak serta akses tol menuju KEK Lido.

"Kalau kita bicara dari 3.000 hektar ini akan memakan beberapa tahap dan pemerintah memfasilitasi karena kita juga menciptakan destinasi-destinasi penyangga. Jadi desa-desa wisata juga Puncak nanti akan dikelola bersama seperti cable car yang nanti akan memecah kemacetan Puncak dan memecah juga kemacetan Bogor-Sukabumi yang nanti adanya jalan tol ini akan sangat terbantukan," tutupnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1064 seconds (10.55#12.26)