Tantangan IPO di Era Normal Baru, Simak Jurus Perusahaan Pikat Investor

Kamis, 13 Oktober 2022 - 22:20 WIB
loading...
Tantangan IPO di Era...
Suasana di Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto/Dok SINDOnews/Adam Erlangga
A A A
JAKARTA - Seiring melandainya kasus positif Covid-19 , pandemi digadang-gadang segera berakhir. Hal ini juga berarti bahwa berbagai aspek ekonomi akan memasuki era normal baru yang mungkin membutuhkan penyesuaian.

Di dunia pasar modal Tanah Air, Bursa Efek Indonesia (BEI) melihat ada berbagai peluang dan tantangan pada setiap situasi dan kondisi.

Kepala Divisi Layanan dan Pengembangan Perusahaan Tercatat BEI Saptono Adi Jurnarso mengatakan, era normal baru memberikan angin segar kepada para perusahaan di beberapa sektor yang sempat terpuruk saat pandemi.

“Kami harapkan akan pulih dan bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada investor dan industri pasar modal Indonesia,” ujarnya dalam ‘Capital Market Summit & Expo 2022’, Kamis (13/10/2022).

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Bahana Sekuritas Edward Lubis menyampaikan, era normal baru menjadi salah satu faktor tambahan yang harus dipertimbangkan oleh perusahaan yang ingin melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Menurut dia, siklus ekonomi di pasar modal Indonesia semakin pendek.

“Bisa jadi ada momentum euforia yang cepat, di mana harga saham menjadi berkali-kali lipat namun diikuti oleh koreksi yang cukup tajam. Ini yang menjadi tantangan juga,” tuturnya.

Baca juga: Perusahaan Melantai di Bursa Banyak Untungnya, Simak Penjelasan BEI

Meski saat ini tengah memasuki era normal dari pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun melanda, kondisi ekonomi dunia masih bergejolak akibat perang antara Rusia-Ukraina.

Selain itu, lanjut Edward, di tengah ancaman resesi global, timing dan momentum untuk IPO menjadi sulit diprediksi.

Pasalnya, harus mempertimbangkan apakah bidang usaha atau sektor sebuah perusahaan termasuk yang resilien dari ancaman resesi.

“Namun, secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi Indonesia pasca pandemi masih menjanjikan. Indeks harga saham kita juga masih menjadi juara di regional,” ungkapnya.

Edward pun menekankan kepada perusahaan yang berniat untuk melantai di bursa agar melakukan analisa faktor ekonomi untuk menentukan waktu IPO. Selain itu, perusahaan juga harus menyiapkan segala informasi yang cukup untuk meyakinkan para investor.

“Antara lain strategi yang jelas, keterbukaan informasi, keunggulan bersaing, kompetisi pasar, serta kondisi industri,” urai Edward.

Baca juga: Intip Strategi BEI Hadapi 10 Juta Investor Pasar Modal

Lebih lanjut, perusahaan juga perlu mengedukasi investor mengenai strategi perusahaan dalam jangka pendek dan prospek industri perusahaan. Tujuannya agar investor dapat lebih memahami dan tertarik pada IPO perusahaan.

Tak kalah penting, perusahaan juga harus mengimplementasikan teknologi guna memudahkan perusahaan dalam melakukan pendekatan kepada investor dengan cakupan yang lebih luas.

Sebagai informasi, hingga 27 September 2022 terdapat 35 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia atau BEI.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah 0,28% ke Level 5.902 Sore Ini
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Kondisi Terkini Haji...
Kondisi Terkini Haji Bolot, Sudah Dipindah ke Ruang Rawat Inap dan Mulai Pulih
Periksa Sony Sonjaya,...
Periksa Sony Sonjaya, Kejagung Dalami Pengajuan Justice Collaborator
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved