Sri Mulyani Curhat Perbedaan Saat Pertama Jadi Menkeu dan Kini

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 17:30 WIB
loading...
Sri Mulyani Curhat Perbedaan...
Sri Mulyani bersama sejumlah perempuan yang menjabat menkeu dan gubernur bank sentral dari berbagai negara. Foto/SMI
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani merasa bangga melihat woman empowerment yang tecermin melalui para perempuan yang menduduki posisi menteri keuangan dan gubernur bank sentral di berbagai belahan dunia, seperti Amerika Serikat, Spanyol, Belanda, Malaysia, Nigeria, Kanada dan Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Dunia Bisa Porak Poranda, Sebahaya Apa Badai Krisis Global?

"Ini merupakan perubahan yang luar biasa dalam dua dekade. Makin banyak perempuan menduduki posisi tertinggi di Kementerian Keuangan, bank sentral dan lembaga keuangan dunia dan nasional seperti IMF," ujar Sri dalam akun Instagramnya @smindrawati, dikutip Sabtu (15/10/2022).

Dia bercerita, di tahun 2005 sewaktu menjadi menteri keuangan (Menkeu) perempuan pertama di Indonesia, tidak banyak perempuan menjadi menkeu dan gubernur bank sentral di dunia. Dalam pertemuan global, sedikit perempuan hadir atau bahkan memimpin. Saat ini, menurut dia, jumlahnya makin meningkat dan itu perubahan yang baik dan menggembirakan.

Sri mengatakan, diversifikasi dan peranan perempuan yang makin penting dalam pengambilan keputusan di kebijakan publik, di perusahaan maupun lembaga manapun adalah sangat baik. Kebijakan akan makin inklusif dan adil dalam proses maupun dalam kualitas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Menakar Efek di Balik...
Menakar Efek di Balik Isu Pergantian Menkeu, Awas! Ganggu Kepercayaan Publik dan Investor
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Rekomendasi
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
OTT KPK di Kuansing...
OTT KPK di Kuansing Riau Diduga Terkait Suap Jual Beli Jabatan Sekda
Berita Terkini
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penuhi Target 100 GW...
Penuhi Target 100 GW PLTS, Kesiapan SDM Lokal Jadi Syarat Mutlak
MUF Dorong Adopsi Kendaraan...
MUF Dorong Adopsi Kendaraan Listrik bagi Nasabah Bank Mandiri lewat EV Coffee & Drive
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved