Sanksi Terbaru Uni Eropa ke Rusia Berisiko Menjerat Banyak Kapal Tanker Minyak

Kamis, 20 Oktober 2022 - 18:24 WIB
loading...
Sanksi Terbaru Uni Eropa...
Sanksi terbaru Uni Eropa (UE) terhadap minyak Rusia, pada akhir bisa menjerat sebagian besar armada kapal tanker dunia. Sebuah langkah yang mengancam bakal mengganggu upaya Amerika Serikat (AS). Foto/Dok Reuters
A A A
BRUSELLS - Sanksi terbaru Uni Eropa (UE) terhadap minyak Rusia , pada akhir bisa menjerat sebagian besar armada kapal tanker dunia. Sebuah langkah yang mengancam bakal mengganggu upaya Amerika Serikat (AS) dalam mencegah guncangan pasokan minyak mentah dunia .

Baca Juga: Mengintip 5 Perusahaan Kapal Tanker Minyak Mentah Terbesar

Putaran kedelapan sanksi blok Benua Biru itu menyatakan, bahwa jika pemilik kapal tanker mengangkut minyak mentah Rusia di atas ambang harga yang disepakati, maka kapal mereka akan dilarang mendapatkan layanan UE yang diperlukan untuk mengirimkan komoditas seperti asuransi.

Pemilik kapal tanker dapat menghindari sanksi tersebut dengan menyetujui untuk mengangkut minyak yang telah dibeli dengan harga sesuai ketetapan.Apakah kebijakan ini berlaku untuk semua minyak mentah, masih akan ditentukan oleh perjanjian G7 untuk membatasi harga minyak Rusia.

Baca Juga: Menimbang Untung-Rugi Jika Indonesia Beli Minyak dari Rusia

Tujuan dari ketentuan ini adalah memberi insentif kepatuhan pada batas harga sambil mencegah pelanggaran karena dapat menekan pemilik kapal untuk memilih antara berdagang dengan Rusia dengan persyaratan Moskow atau tetap berada di pasar internasional.

Ketentuan itu dapat mempolarisasi industri kapal tanker, mengingat pembeli terbesar minyak Rusia yakni China dan India tidak membuat komitmen untuk membayar harga sesuai pembatasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
Rekomendasi
Kadar Emas Batangan...
Kadar Emas Batangan yang Ditemukan di Rumah Febrie Adriansyah 23 Karat
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 26 : Jaka Bersama Anak Buahnya Diam-Diam Mendatangi Rumah Mila
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Berita Terkini
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
Brand Footprint 2026,...
Brand Footprint 2026, Lemonilo Raih Fastest Growing On the Go Snack
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Hadapi Dinamika Pasar...
Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM
3 Cara Cek Emas Asli...
3 Cara Cek Emas Asli untuk Menghindari Kerugian Finansial
Infografis
10 Kapal Selam Terbesar...
10 Kapal Selam Terbesar di Dunia, Paling Banyak Dimiliki Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved