OJK Dorong Pinjaman Online Berkontribusi Tingkatkan Inklusi Keuangan
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 20:56 WIB
loading...
Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar saat sambutan di acara penutupan FinExpo 2022, di Jakarta, Sabtu (29/10/2022). FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong keberadaan industri teknologi finansial (tekfin) pendanaan bersama di Indonesia didorong berkontribusi untuk meningkatkan inklusi keuangan. Tingkat Inklusi masyarakat cukup tinggi akan tetapi belum diimbangi peningkatan literasi.
"Peningkatan literasi penting untuk mengurangi risiko masyarakat terjebak pinjol ilegal karena disatu sisi iklusi keuangan kita cukup tinggi tetapi literasi masih rendah," kata Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar saat sambutan di acara penutupan FinExpo 2022, di Jakarta, Sabtu (29/10/2022).
Baca Juga: Dukung FinExpo 2022, Motion Technology Dorong Inklusi Keuangan
Dia berharap masyarakat dapat meningkatkan pemahaman terkait produk atau layanan jasa keuangan melalui berbagai program literasi dan inklusi keuangan. "Saya ingin mengajak kita keluar dari kota besar, karena sempat mengikuti di Karanganyar, Solo, dan Samarinda," jelas Mahendra.
OJK mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan adanya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Hasil SNLIK tahun 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen dan inklusi keuangan sebesar 85,10 persen.
"Peningkatan literasi penting untuk mengurangi risiko masyarakat terjebak pinjol ilegal karena disatu sisi iklusi keuangan kita cukup tinggi tetapi literasi masih rendah," kata Ketua Dewan Komisioner Mahendra Siregar saat sambutan di acara penutupan FinExpo 2022, di Jakarta, Sabtu (29/10/2022).
Baca Juga: Dukung FinExpo 2022, Motion Technology Dorong Inklusi Keuangan
Dia berharap masyarakat dapat meningkatkan pemahaman terkait produk atau layanan jasa keuangan melalui berbagai program literasi dan inklusi keuangan. "Saya ingin mengajak kita keluar dari kota besar, karena sempat mengikuti di Karanganyar, Solo, dan Samarinda," jelas Mahendra.
OJK mengumumkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan adanya peningkatan indeks literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Hasil SNLIK tahun 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen dan inklusi keuangan sebesar 85,10 persen.
Lihat Juga :