Alami Kemunduran Ekonomi, Ganjar Lindungi Anak dari Pernikahan Dini

Senin, 31 Oktober 2022 - 11:30 WIB
loading...
A A A
Ganjar pun mengajak para pelajar untuk menjadi juru kampanye 'Jo Kawin Bocah' di lingkungannya masing-masing. Ganjar berharap, pernikahan dini bisa dicegah dan anak-anak muda semakin antusias dalam belajar setinggi-tingginya.

"Anak-anak muda ini kita ajak untuk mereka menjadi jurkam (juru kampanye) juga di kelompoknya sendiri. Biasanya kalau antusiasnya sama, kemudian sekolahnya sama, mereka akan punya rasa psikologis yang sama juga, sehingga komunikasinya lebih bagus," katanya.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengajak anak muda mencintai kebudayaan bangsa seiring dengan upaya mencapai cita-cita. Ganjar pun berpesan kepada para guru untuk mendampingi mereka dalam menggadapi gangguan seperti narkoba, terorisme, dan lainnya. "Tapi tidak hanya pada pelajar, gurumya pun kita titipi agar mereka bisa menyaring, jangan ikut terlibat," kata Ganjar.

Sebagai informasi, gerakan 'Jo Kawin Bocah' berhasil menurunkan angka kematian ibu hamil akibat pernikahan dini di Jateng. Pada 2017, jumlah kasus kematian ibu sebanyak 475 kasus. Angka ini menurun dibandingkan 2016 yang mencapai 602 kasus. Angka tersebut terus turun menjadi 421 kasus pada 2018. Kemudian pada 2019, kasusnya kembali menurun menjadi 416.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
Prediksi Suram IMF Soal...
Prediksi Suram IMF Soal Perang AS-Israel vs Iran: 45 Juta Orang Terancam Kelaparan
Pemerintah Bidik Dampak...
Pemerintah Bidik Dampak Ekonomi Rp11,8 T dari Pembebasan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Rekomendasi
Motor Listrik Jarak...
Motor Listrik Jarak Jauh Berdesain Agresif dan Teknologi Pintar Diluncurkan
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Berita Terkini
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved