Alami Kemunduran Ekonomi, Ganjar Lindungi Anak dari Pernikahan Dini
Senin, 31 Oktober 2022 - 11:30 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kampanyekan Jo Kawin Bocah kepada ribuan pelajar yang hadir di Stadion Manahan, Solo. FOTO/dok.Istimewa
A
A
A
SOLO - Pernikahan dini yang menimpa anak-anak menjadi problem sosial yang tak bisa dilewatkan. Pernikahan dini membuat anak-anak Indonesia mengalami kemunduran secara ekonomi.
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo pun terus berupaya menekan angka pernikahan dini melalui gerakan Jo Kawin Bocah. Ganjar mengkampanyekan program Pemprov Jateng tersebut ke ribuan pelajar yang hadir di Stadion Manahan, Solo, Jateng dalam rangka Festival Pelajar Nusantara 2022.
"Tentu saja saya kampanyekan juga agar anak-anak muda itu menyiapkan masa depannya dengan baik dan kita sedang membuat gerakan Jo Kawin Bocah agar pernikahan dini anak ini juga bisa kita kurangi," kata Ganjar di lokasi, Senin (31/10/2022).
Baca Juga: Ridwan Kamil, Ganjar, Gibran Bertemu Sampaikan Pesan Penting untuk Pemuda di Pura Mangkunegaran Surakarta
Lebih lanjut Ganjar mengatakan, pihaknya menyiapkan generasi emas melalui langkah-langkah edukasi dan ruang kreatif di kampanye 'Jo Kawin Bocah' ini. Kepada pelajar, Ganjar mengingatkan pentingnya pendidikan tinggi, khususnya sebelum usia matang menikah. "Negara memberikan aset pendidikan bagus sampai dengan beasiswa, bahkan sampai s3, bahkan di seluruh dunia. Seperti LPDP itu ya," kata Ganjar.
Menurut Ganjar, merdeka belajar bisa menjadi salah satu indikator dalam mencegah pernikahan dini. Dengan merdeka belajar, Ganjar berkomitmen terus menyediakan ruang bagi pelajar untuk terus berkembang. "Seluruh potensi paling banyak bisa dikeluarkan, sehingga ruang-ruang ini bisa kita pakai sebagai ruang apresiasi kepada mereka," kata Ganjar.
Baca Juga: Santri Dukung Ganjar Gelar Peringatan Maulid Nabi di Bogor
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo pun terus berupaya menekan angka pernikahan dini melalui gerakan Jo Kawin Bocah. Ganjar mengkampanyekan program Pemprov Jateng tersebut ke ribuan pelajar yang hadir di Stadion Manahan, Solo, Jateng dalam rangka Festival Pelajar Nusantara 2022.
"Tentu saja saya kampanyekan juga agar anak-anak muda itu menyiapkan masa depannya dengan baik dan kita sedang membuat gerakan Jo Kawin Bocah agar pernikahan dini anak ini juga bisa kita kurangi," kata Ganjar di lokasi, Senin (31/10/2022).
Baca Juga: Ridwan Kamil, Ganjar, Gibran Bertemu Sampaikan Pesan Penting untuk Pemuda di Pura Mangkunegaran Surakarta
Lebih lanjut Ganjar mengatakan, pihaknya menyiapkan generasi emas melalui langkah-langkah edukasi dan ruang kreatif di kampanye 'Jo Kawin Bocah' ini. Kepada pelajar, Ganjar mengingatkan pentingnya pendidikan tinggi, khususnya sebelum usia matang menikah. "Negara memberikan aset pendidikan bagus sampai dengan beasiswa, bahkan sampai s3, bahkan di seluruh dunia. Seperti LPDP itu ya," kata Ganjar.
Menurut Ganjar, merdeka belajar bisa menjadi salah satu indikator dalam mencegah pernikahan dini. Dengan merdeka belajar, Ganjar berkomitmen terus menyediakan ruang bagi pelajar untuk terus berkembang. "Seluruh potensi paling banyak bisa dikeluarkan, sehingga ruang-ruang ini bisa kita pakai sebagai ruang apresiasi kepada mereka," kata Ganjar.
Baca Juga: Santri Dukung Ganjar Gelar Peringatan Maulid Nabi di Bogor
Lihat Juga :