Perajin Tahu Tempe Harap Sabar, Harga Kedelai Baru Akan Turun Akhir Desember 2022

Senin, 07 November 2022 - 15:32 WIB
loading...
Perajin Tahu Tempe Harap Sabar, Harga Kedelai Baru Akan Turun Akhir Desember 2022
Impor menjadi pilihan untuk menekan harga kedelai yang belakangan terus melonjak tinggi. Mendag Zulhas mengatakan, bahwa Bulog akan menambah impor kedelai dari sebelumnya 50 ribu ton, menjadi 350 ribu ton. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Impor menjadi pilihan untuk menekan harga kedelai yang belakangan terus melonjak tinggi. Kenaikan harga dikeluhkan para perajin tahu tempe yang menyusun beberapa strategi saat harga kedelai saat ini mencapai Rp14.510 per kilogram.

Baca Juga: Mendag Zulhas Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Kedelai

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan atau yang biasa disapa Zulhas mengatakan, bahwa Bulog akan melakukan penambahan kuantitas impor kedelai dari sebelumnya 50 ribu ton, menjadi 350 ribu ton.

"Tapi kita sudah ratas dipimpin Pak Presiden Jokowi. Diperintahkan kepada Bulog impor 50.000 ton ditambah 300.000 jadi 350.000 ton," ujar Mendag Zulkifli saat ditemui di Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, Senin (7/11/2022).

Dengan penambahan ini, artinya subsidi yang akan disalurkan oleh pemerintah kepada perajin tahu tempe sebanyak 350 ribu ton. Mendag berharap hal ini bisa menekan harga kedelai di pasaran.

Baca Juga: Subsidi Kedelai Diusulkan Jadi Rp3.000 per Kg, Ini Kata Mendag Zulhas

Adapun kedelai yang jumlahnya sangat banyak ini bisa diterima oleh perajin tahu tempe pada akhir Desember 2022 seharga Rp10.000-11.000 per kg. "Mungkin akhir Desember baru kita bisa terima kedelai harganya Rp10 ribu sampai Rp11 ribu itu," ujar Zulkifli.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi menuturukan bahwa pihaknya sendiri menyatakan telah mengundang beberapa produsen kedelai dari Amerika Serikat (AS) yang bersedia mengekspor kedelai untuk Indonesia dengan segera. Ia memprediksi impor kedelai itu akan datang pada November hingga Desember tahun 2022 ini.

(akr)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2135 seconds (11.97#12.26)