Hadapi Ancaman PHK, Serikat Pekerja Tekankan Kerja Sama Semua Pihak

Jum'at, 11 November 2022 - 14:39 WIB
loading...
Hadapi Ancaman PHK,...
Serikat pekerja mengingatkan, bahwa ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menghantui pekerja di Indonesia perlu disikapi serius dan arif oleh semua pihak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ancaman pemutusan hubungan kerja ( PHK ) yang menghantui pekerja di Indonesia perlu disikapi serius dan arif oleh semua pihak. Sikap ini penting agar gelombang PHK tidak membesar dan membawa dampak buruk bagi Indonesia.

"Situasi ini tentu perlu jadi catatan serius semua pihak, baik dari kalangan pekerja, pengusaha, pemerintah, elemen masyarakat serta seluruh masyarakat agar bisa diantisipasi," kata Wakil Ketua Umum DPP Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) , Arnod Sihite di Jakarta, Kamis (10/11).



Arnod menekankan ,pentingnya kerja sama semua pihak agar badai PHK bisa diatasi dengan baik. Setidaknya saat ini pemerintah sudah mengetahui penyebab kenapa terjadi gelombang PHK, terutama di sektor industri start up, pabrik tekstil, sepatu, dan alas kaki.

"Karena ada penurunan ekspor atau permintaan yang melambat, artinya perlu dicari peluang ekspor atau pasar ekspor yang baru di luar negara-negara yang sedang punya masalah ekonomi," kata Arnod.

Selain itu, Indonesia harus konsisten menjaga pertumbuhan ekonomi, menekan inflasi, serta memaksimalkan penggunaan produk dalam negeri sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dan hal yang tidak kalah penting adalah kita perlu sama-sama menjaga stabilitas politik. Ini penting sekali di tengah kita sibuk menjelang tahun politik, agar jangan sampai berdampak pada terganggunya stabilitas politik," kata Ketua Umum Masyarakat Pertambangan Indonesia ini.

Arnod menjelaskan, pemerintah sedang melakukan banyak terobosan untuk memastikan ancaman PHK tidak menjadi gelombang yang makin membesar. Karena itu, ia mendorong pemerintah pusat melakukan sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah, termasuk memberikan kepada pengusaha insentif pajak ataupun relaksasi dan restruksisasi kredit.

"Kata kuncinya adalah terobosan. Kebijakan yang selama ini diambil perlu dievaluasi dengan baik lalu ambil langkah inovatif karena bukan tidak mungkin ancaman PHK ini terjadi di sektor lain juga," katanya.

Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
Tarif Trump 32% Bakal...
Tarif Trump 32% Bakal Gerus Ekspor Indonesia, Awas PHK Massal
PHK Massal Terpa Industri...
PHK Massal Terpa Industri RI, Indikator Ekonomi Sedang Tak Baik-baik Saja?
Buntut PHK Pekerja,...
Buntut PHK Pekerja, Yamaha Music Manufacturing Asia Komit Tetap Beroperasi
Pengangguran di Singapura...
Pengangguran di Singapura Bakal Dapat Gaji Rp74 Juta per Bulan, Termasuk Korban PHK
Pemerintah Harus Fokus...
Pemerintah Harus Fokus Tarik Investasi yang Ciptakan Lapangan Kerja
PHK Menyangkut Urusan...
PHK Menyangkut Urusan Perut Ribuan Orang, Pemerintah Harus Bergerak Cepat
Susul Sritex, 2 Pabrik...
Susul Sritex, 2 Pabrik Sepatu di Tangerang PHK 3.500 Karyawan
Sektor Otomotif Jerman...
Sektor Otomotif Jerman Pesakitan, Bosch Berencana PHK 10.000 Karyawan
Rekomendasi
10 Negara Sahabat Amerika...
10 Negara Sahabat Amerika Serikat, Mayoritas Anggota NATO
Pangeran Harry Kesepian...
Pangeran Harry Kesepian Tinggal di AS Bersama Meghan Markle
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
Berita Terkini
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
6 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
7 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
8 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
9 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
10 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
11 jam yang lalu
Infografis
Jepang Uji Coba 4 Hari...
Jepang Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Ubah Stigma Negara Pekerja Keras
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved